Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemkot Tangsel Perkuat Mitigasi Banjir dan Penyakit Musim Hujan

31 Sabtu, 31 Okt 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Pemkot Tangsel Perkuat Mitigasi Banjir dan Penyakit Musim Hujan Pemkot Tangsel Perkuat Mitigasi Banjir dan Penyakit Musim Hujan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangsel
Ket. Normalisasi sungai yang dilakukan Pemkot Tangerang Selatan untuk mengatasi banjir di musim penghujan.

TANGERANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat langkah mitigasi banjir, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit yang kerap muncul seiring datangnya musim hujan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin mengatakan sesuai arahan dari Wali Kota Benyamin Davnie, penanggulangan musim hujan mencakup aspek infrastruktur fisik dan perlindungan kesehatan warga secara bersamaan.

"Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat kota hingga kelurahan untuk memastikan kesiapan posko siaga banjir, operasional pompa mobile, serta pembersihan saluran air secara berkala agar aliran drainase tidak tersumbat sampah," ujar Asep di Tangerang, Jumat.

Ia menjelaskan langkah komprehensif ini dilakukan untuk melindungi keselamatan, kesehatan, serta kenyamanan masyarakat di berbagai wilayah kecamatan.

Berdasarkan pemantauan dinamika cuaca, intensitas hujan di wilayah Tangerang Selatan menunjukkan eskalasi yang signifikan.

Sebagai respons cepat, Pemkot Tangsel telah menggerakkan seluruh perangkat daerah mulai dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi hingga Dinas Kesehatan untuk bersiaga penuh mengantisipasi risiko genangan, banjir luapan, serta lonjakan kasus penyakit musiman, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, dan leptospirosis.

Terkait potensi banjir di sejumlah titik rawan, Asep mengimbau masyarakat untuk mengenali jalur evakuasi mandiri serta mengamankan barang-barang berharga dan instalasi listrik di rumah masing-masing.

"Warga di kawasan rawan genangan atau luapan air diminta untuk senantiasa waspada, mengamankan dokumen penting, serta segera memutus aliran listrik di rumah apabila ketinggian air mulai beranjak naik demi menghindari risiko sengatan listrik," kata Asep.

Selain ancaman banjir, Asep mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai penyakit yang rentan menyerang pada musim penghujan, khususnya DBD yang dipicu oleh genangan air bersih yang menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

"Masyarakat diimbau untuk konsisten menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas, guna memutus siklus hidup nyamuk penular DBD," ucapnya.

Lebih lanjut ia menyoroti pentingnya menjaga kebersihan konsumsi air dan makanan guna mencegah penyakit pencernaan seperti diare, serta menghindari kontak langsung dengan air genangan banjir guna mencegah risiko penularan leptospirosis.

"Kebersihan sumber air minum dan makanan harus benar-benar dijaga. Selain itu warga yang harus beraktivitas di tengah genangan banjir diimbau menggunakan alat pelindung diri seperti sepatu bot untuk mencegah risiko infeksi kulit dan leptospirosis yang berasal dari kotoran hewan terbawa air," ucapnya.

Asep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat gotong royong menjaga kebersihan lingkungan serta memanfaatkan kanal informasi resmi pemerintah daerah.

"Pemkot Tangerang Selatan mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan aktif memantau kanal informasi resmi Pemkot Tangsel guna mendapatkan pembaruan situasi cuaca serta layanan darurat secara cepat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.