Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Masuk Tak Cukup, Transfer Teknologi Jadi Taruhan

29 Kamis, 29 Okt 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Masuk Tak Cukup, Transfer Teknologi Jadi Taruhan Investasi Masuk Tak Cukup, Transfer Teknologi Jadi Taruhan Doc: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar.
Ket. Ilustrasi - Foto udara suasana proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1B di Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani menekankan pentingnya investasi berkualitas yang mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mendorong transfer teknologi, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Rosan menyampaikan di Jakarta, Kamis (29/10), berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM, realisasi investasi selama triwulan IV-2024 hingga triwulan III-2026 mencapai Rp3.923,2 triliun, atau 30,1 persen dari target Rp13.032,8 triliun hingga 2029.

Realisasi tersebut terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp1.998,7 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp1.924,5 triliun, dengan asumsi kurs APBN Rp16.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Investasi tersebut telah menyerap 5,48 juta tenaga kerja.

“Tetapi memang, kalau kita lihat, investasi yang masuk ini tentunya kita harapkan adalah investasi yang berkualitas. Investasi yang berkualitas, kami melihatnya adalah investasi yang bisa meningkatkan sumber daya manusia kita, ada transfer knowledge dan teknologi, dan tentunya adalah penciptaan lapangan kerja yang berkualitas,” kata Rosan dalam acara Rapimnas Kadin 2026.

Rosan mencontohkan hilirisasi nikel sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah komoditas melalui pengembangan industri pengolahan di dalam negeri.

Ia mengatakan Indonesia memiliki sekitar 46 persen cadangan nikel dunia. Sebelum kebijakan hilirisasi diterapkan, nilai ekspor nikel Indonesia tercatat sekitar 3,3 miliar dolar AS.

Namun, setelah pengembangan industri pengolahan, nilai ekspor nikel dan produk turunannya meningkat hingga mencapai 30 miliar dolar AS pada 2025.

“Di tahun 2025, ekspor nikel dan turunannya itu sudah mencapai 30 miliar dolar,” ujar Rosan.

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan potensi pengolahan sumber daya alam di dalam negeri untuk menghasilkan nilai tambah yang lebih besar dibandingkan hanya mengekspor bahan mentah.

Rosan menekankan bahwa manfaat investasi, juga perlu dilihat dari dampaknya terhadap peningkatan kemampuan tenaga kerja dan penguasaan teknologi, sehingga industri nasional dapat berkembang dan memiliki daya saing lebih kuat.

Dia turut menyoroti peran Kadin Indonesia dalam mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui dukungan dan kemitraan dengan perusahaan yang lebih besar.

Ia bahkan berharap jumlah UMKM di Indonesia semakin berkurang seiring semakin banyak pelaku usaha yang mampu mengembangkan bisnisnya ke skala menengah maupun besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
UMKM

Kredit Menggunung, Tantangan UMKM Belum Tuntas

49 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Kredit Menggunung, Tantanga...
Megapolitan
Penertiban 17 Bangunan Liar...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.