Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aussie Beef Padukan Sepak Bola dan Kuliner Lewat Kampanye “Got Beef?”

📅 Sabtu, 17 Okt 2026, 16:13 WIB | Oleh:
Aussie Beef Padukan Sepak Bola dan Kuliner Lewat Kampanye “Got Beef?” Doc: Meat & Livestock Australia
Ket. Poster kampanye “Got Beef?” oleh Meat & Livestock Australia. Kegiatan yang dilakukan di enam negara Asia Tenggara ini untuk merayakan kebersamaan penggemar sepak bola melalui sajian daging sapi Australia.

JAKARTA — Meat & Livestock Australia (MLA) meluncurkan kampanye regional “Got Beef?” selama dua tahun untuk mengajak penggemar sepak bola di enam negara Asia Tenggara merayakan rivalitas secara positif melalui kebersamaan dan sajian daging sapi Australia.

Kampanye yang diperkenalkan pada 16 Oktober 2026 itu menyasar penggemar di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Melalui merek Aussie Beef, MLA ingin menghubungkan semangat sepak bola dengan tradisi berkumpul dan menikmati makanan bersama.

Bagi masyarakat Asia Tenggara, sepak bola tidak hanya berkaitan dengan pertandingan di lapangan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial. Kegiatan menonton pertandingan bersama (nonton bareng) keluarga dan teman, mendukung tim favorit, hingga memperdebatkan keputusan wasit merupakan bagian dari pengalaman yang mempererat hubungan antarpenggemar.

Dalam kampanye “Got Beef?”, MLA mengangkat rivalitas sepak bola sebagai kesempatan untuk membangun kebersamaan. Daging sapi premium Australia diperkenalkan sebagai salah satu pilihan hidangan untuk menemani berbagai momen pertandingan, mulai dari acara nonton bareng di rumah hingga perayaan bersama setelah pertandingan.

Kampanye tersebut merupakan bagian dari kemitraan MLA dengan ASEAN United FC yang mencakup sejumlah kompetisi sepak bola regional, yakni ASEAN Hyundai Cup 2026, ASEAN Club Championship Shopee Cup, ASEAN Women's MSIG Cup, dan ASEAN U-23 Championship.

Salah satu unsur yang diangkat dalam kampanye ini adalah sosok wasit. Selama pertandingan, wasit kerap menjadi pusat perdebatan akibat keputusan yang memicu perbedaan pendapat di antara para pendukung. Namun, dalam narasi “Got Beef?”, peran wasit dibalik menjadi sosok yang membantu mempertemukan para penggemar untuk meredakan perselisihan sambil menikmati hidangan bersama.

“Daging sapi Australia selalu identik dengan kebersamaan. Sepak bola menjadi momennya, tetapi kebersamaan di meja makanlah yang terus diingat, bahkan setelah peluit akhir berbunyi. Melalui ‘Got Beef?’, kami ingin menunjukkan bagaimana Aussie Beef dapat mempertemukan para penggemar,” ujar Valeska, Regional Manager–SEA Meat & Livestock Australia melalui siaran pers pada hari Jumat (16/10/2026).

MLA akan menghadirkan rangkaian cerita regional dan aktivitas di setiap negara untuk menunjukkan bagaimana Aussie Beef dapat menjadi bagian dari berbagai momen sepak bola. Aktivitas tersebut mencakup pertemuan penggemar saat menonton pertandingan hingga perayaan bersama para pendukung tim yang menjadi rival.

Di Indonesia dan negara-negara sasaran lainnya, kampanye “Got Beef?” akan dijalankan melalui promosi di gerai ritel, konten digital, pengalaman bertema sepak bola, serta aktivitas interaktif di media sosial.

Melalui pendekatan tersebut, MLA berupaya menghubungkan konsumsi daging sapi Australia dengan pengalaman sosial yang dekat dengan keseharian penggemar sepak bola. Kampanye ini sekaligus membawa pesan bahwa perbedaan dukungan terhadap klub atau tim nasional tidak harus menghalangi orang untuk berkumpul dan menikmati momen bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.