Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tembus Pasar Internasional, Kerajinan Cukli Lombok Bikin Pembeli Dunia Takjub di TEI 2026

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 21:21 WIB | Oleh:
Tembus Pasar Internasional, Kerajinan Cukli Lombok Bikin Pembeli Dunia Takjub di TEI 2026 Doc: ANTARA/Pemprov NTB
Ket. Produk kerajinan Cukli Lombok, salah satu produk kriya unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ditampilkan dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Tangerang.

MATARAM - Kerajinan Cukli Lombok yang memadukan ukiran kayu dan tatahan kulit kerang mewakili kriya unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, Tangerang pada 14-18 Oktober 2026.

Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia M Iqbal mengatakan bahwa kesempatan ini menjadi ruang penting untuk memperkenalkan kekhasan kriya Lombok kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang bagi produk kerajinan NTB untuk berkembang di tingkat internasional.

"Cukli Lombok memiliki kekhasan yang lahir dari keterampilan perajin dalam memadukan kayu dan tatahan kulit kerang. Kehadirannya di Trade Expo Indonesia menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kualitas dan karakter kriya NTB kepada pasar yang lebih luas," ujar dia melalui keterangan diterima di Mataram, Minggu (18/10.

Cukli merupakan kerajinan berbahan dasar kayu dengan hiasan tatahan kulit kerang yang menghasilkan corak dan kilau alami. Di balik keindahannya, produk ini merepresentasikan keterampilan perajin Lombok dalam mengolah bahan lokal menjadi karya bernilai seni dan ekonomi.

Menurut dia, capaian Cukli di Kriyanusa dan keikutsertaan-nya dalam TEI 2026 perlu menjadi dorongan bagi pengembangan produk kriya lainnya di NTB. Penguatan kualitas, inovasi desain, dan konsistensi produksi menjadi bagian penting agar produk lokal mampu memenuhi kebutuhan pasar tanpa kehilangan identitas budayanya.

"Harapannya, semakin banyak produk unggulan NTB yang memperoleh kesempatan serupa. Bukan hanya dikenal karena keunikan budayanya, tetapi juga mampu bersaing, memperluas pasar, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para perajin," ujar Sinta.

Keikutsertaan Cukli dalam TEI 2026 diharapkan memperluas jejaring dengan pelaku perdagangan dan calon pembeli, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha kerajinan secara berkelanjutan. Bagi para perajin, akses pasar yang semakin luas dapat menjadi jalan untuk meningkatkan nilai produk dan memperkuat keberlangsungan usaha.

Untuk itu, ia berharap Cukli menjadi salah satu contoh bahwa warisan keterampilan lokal dapat terus berkembang melalui inovasi dan akses pasar yang tepat. Pelestarian budaya, menurut arah pesan yang ingin ditekankan, perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menjaga dan menghidupkannya.

"Dari tangan perajin Lombok, Cukli membawa lebih dari sekadar keindahan karya. Ia membawa identitas budaya, peluang ekonomi, dan harapan agar semakin banyak produk kriya NTB dikenal di pasar dunia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Mantan Presiden Senegal Mun...
Luar Negeri
Sri Lanka Lumpuh Total, Lis...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.