Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Padat Karya Diandalkan Hadapi Tekanan Ekonomi Global: Menteri PU Pastikan 2026 Serap 1 Juta Pekerja

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Program Padat Karya Diandalkan Hadapi Tekanan Ekonomi Global: Menteri PU Pastikan 2026 Serap 1 Juta Pekerja Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan keberlanjutan program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) pada Tahun Anggaran 2026 dengan cakupan yang semakin luas, menjangkau 15.364 lokasi di seluruh Indonesia serta menyerap hingga 1 juta tenaga kerja

JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan keberlanjutan program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) pada Tahun Anggaran 2026 dengan cakupan yang semakin luas, menjangkau 15.364 lokasi di seluruh Indonesia serta menyerap hingga 1 juta tenaga kerja.

Di tengah tekanan kondisi global, program padat karya diperkuat sebagai strategi utama untuk menjaga daya beli masyarakat, mendorong ekonomi lokal, serta memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa alokasi anggaran Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) tahun 2026 meningkat dari pagu awal sebesar Rp4,84 triliun menjadi Rp5,48 triliun. Meskipun dalam proses penajaman belanja sempat disesuaikan, pemerintah berkomitmen untuk mengembalikan sekaligus memperkuat alokasi program ini.

"Program IBM ini memiliki multiplier effect yang besar. Selain menghasilkan infrastruktur, juga memberikan penghasilan langsung kepada masyarakat melalui skema padat karya, sehingga mampu menggerakkan ekonomi lokal,” kata Menteri Dody dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). 

Penguatan anggaran ini merupakan hasil realokasi di tengah kebijakan efisiensi fiskal, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah pada program yang langsung menyentuh masyarakat. 

Dari total 15.364 lokasi, sebagian besar kegiatan berada pada sektor sumber daya air melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang dilaksanakan di 12.000 lokasi dengan alokasi sekitar Rp2,7 triliun, sekaligus menjadi kontributor terbesar dalam penyerapan tenaga kerja.

Di sektor konektivitas, pembangunan melalui skema padat karya difokuskan pada pembangunan 118 unit jembatan gantung dengan alokasi sekitar Rp1,07 triliun, yang berperan penting dalam membuka akses wilayah terpencil dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. 

Sementara itu, pada sektor permukiman, program IBM mencakup berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, antara lain Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di 808 lokasi dan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di 906 lokasi. 

Selain itu, Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) dilaksanakan di 823 lokasi, Sanitasi untuk Lembaga Pendidikan Keagamaan (Sanimas LPK) di 653 lokasi, dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di 56 lokasi. 

Kementerian PU juga terus melakukan konsolidasi dengan Kementerian Keuangan dan Komisi V DPR RI agar alokasi IBM tetap terjaga dan pelaksanaannya dapat berjalan efektif, efisien, serta akuntabel. 

Menurut Menteri Dody, pendekatan pembangunan berbasis masyarakat menjadikan program lebih tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan karena masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.

“Kami memastikan program Infrastruktur Berbasis Masyarakat tetap menjadi prioritas, bahkan di tengah penyesuaian anggaran. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat dan menciptakan lapangan kerja,” tegas Menteri Dody.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.