Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Legislator Sebut Mekanisasi Atasi Krisis Tenaga Kerja Sektor Pertanian

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 15:42 WIB | Oleh:
Legislator Sebut Mekanisasi Atasi Krisis Tenaga Kerja Sektor Pertanian Doc: ANTARA/Destyan Sujarwoko
Ket. Petani menarik alat penanam atau penyebar benih padi saat uji coba tanam benih langsung (tabela) di demplot pertanian Sidomuncul, Gondang, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (29/9/2026).

JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hanan A. Rozak menilai mekanisasi pertanian menjadi solusi pemerintah mengatasi krisis tenaga kerja sekaligus menjaga produktivitas guna mencapai swasembada pangan berkelanjutan.

Menurut Hanan, petani kini semakin sulit memperoleh tenaga tanam terutama pada lahan pertanian luas, kondisi tersebut menghambat percepatan tanam apabila masih mengandalkan tenaga kerja secara manual sepenuhnya.

"Sekarang ini sangat sulit kita mencari tenaga tandur istilah saya tuh, terutama yang sawah-sawahnya yang luas 0,5 hektare, 1 hektare ke atas ya. Tenaga tanam tuh udah nggak ada lagi makanya program namanya mekanisasi pertanian, melalui mesin planter tuh sangat luar biasa kebijakan itu," kata Hanan dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dia menilai langkah pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menghadirkan program mekanisasi melalui bantuan mesin planter untuk mendukung kegiatan budidaya petani merupakan kebijakan yang tepat dalam menjaga produktivitas pangan nasional.

Menurut dia, penggunaan mesin tanam mampu mempercepat pekerjaan sehingga lahan satu hektare dapat ditanami lebih efisien.

Hanan mengatakan tantangan serupa juga terjadi pada kegiatan panen karena tenaga panen tradisional semakin berkurang.

Akibatnya, sebagian petani harus menunggu giliran mesin hingga padi dipanen melewati waktu yang seharusnya.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan alat mesin pertanian terus meningkat di berbagai sentra produksi.

Karena itu, Komisi IV DPR RI mendukung kebijakan pemerintah mempercepat modernisasi pertanian secara berkelanjutan nasional. Modernisasi pertanian diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memperbaiki produktivitas usaha tani masyarakat.

Ia juga meyakini transformasi pertanian perlahan akan menarik minat generasi muda memasuki sektor pertanian nasional.

Namun, Hanan mengingatkan tantangan pertanian tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi dan mekanisasi semata saja.

"Jadi udah udah bener ini. Makanya kami di Komisi IV sangat mendukung kebijakan untuk modernisasi pertanian, ini sudah saatnya," tegasnya.

Menurutnya, sebagian besar petani masih mengelola lahan sempit sehingga skala ekonomi usaha perlu diperkuat pemerintah.

Ia menilai pemerintah telah menggerakkan berbagai kebijakan pendukung untuk memperkuat keberlanjutan pembangunan sektor pertanian nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.