Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pasokan Cabai dan Antrean Berulang Pembelian BBM Subsidi
📅 Rabu, 21 Okt 2026, 06:07 WIB | Oleh: SriyonoSelain persoalan pangan, fenomena antrean panjang kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU untuk jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar turut menjadi fokus perhatian serius.
Perwakilan Pertamina Depot Samarinda menjelaskan salah satu faktor pemicu utama adalah disparitas harga yang tinggi, sehingga memicu pergeseran konsumsi atau migrasi perilaku konsumen dari BBM nonsubsidi (Pertamax) ke BBM bersubsidi hingga melonjak 9,6 persen.
Faktor ini diperparah oleh pemangkasan kuota tahunan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), di mana usulan kuota Kaltim sebesar 1.034.972 kiloliter hanya disetujui separuhnya atau sebesar 508.400 kiloliter untuk tahun 2026, yang memicu keterbatasan pasokan di tengah pertumbuhan jumlah kendaraan yang pesat.
Sebagai solusi jangka pendek, Pertamina menerapkan operasional 24 jam di SPBU Kusuma Bangsa, Slamet Riyadi, dan Wahid Hasyim, serta merencanakan layanan serupa di kawasan Sungai Siring. Penambahan nozzle juga akan dilakukan di SPBU Rapak Indah dan Kebaktian.
Namun, Pertamina menemukan indikasi penyalahgunaan berupa pengisian BBM berulang dengan volume sekitar 25–60 liter per hari oleh sejumlah kendaraan tak berhak atau "pengetap".
Menanggapi hal itu, Saefuddin meminta data kendaraan tersebut segera diidentifikasi bersama Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk pemantauan langsung di lapangan.
“Jika berlangsung tiga sampai empat hari berturut-turut, ini patut dicermati sebagai modus. Saya minta data kendaraan tersebut diidentifikasi untuk pemantauan bersama di lapangan agar distribusi adil bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap seluruh evaluasi ini ditindaklanjuti secara terkoordinasi oleh masing-masing instansi guna memastikan kestabilan harga pokok serta mencegah penyimpangan distribusi BBM bersubsidi di Samarinda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!