Carrick Tertekan di Manchester United, Tegaskan Kemenangan Jadi Jawaban

Rabu, 21 Okt 2026, 05:30 WIB

London – Manajer Manchester United Michael Carrick mengatakan dirinya tidak membutuhkan jaminan dari petinggi klub karena ia tahu kemenangan adalah satu-satunya cara untuk meredam spekulasi mengenai masa depannya.

Menjelang lawatan ke markas klub Italia Como dalam pertandingan Liga Champions pada Rabu (21/10), Manchester United baru meraih dua kemenangan dari 10 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Ket. Foto: Manchester United asuhan Michael Carrick baru meraih dua kemenangan sepanjang musim ini. — Sumber: AFP

Setan Merah mencatatkan awal musim terburuk mereka di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris dalam 40 tahun terakhir. Mereka juga tersingkir dari Piala Liga setelah dikalahkan Brighton bulan lalu dan takluk dengan skor meyakinkan dari Atletico Madrid pada pertandingan Liga Champions pekan lalu.

Carrick baru ditunjuk sebagai manajer permanen pada Mei setelah menjalani masa tugas yang mengesankan sebagai pelatih interim pada paruh kedua musim lalu.

Namun, ia dengan cepat menjadi manajer terbaru yang berada di bawah tekanan di Old Trafford, markas klub yang mengalami kemerosotan sejak Alex Ferguson pensiun pada 2013.

"Saya tahu kami harus memenangkan pertandingan agar semuanya berjalan lancar dan berada pada tempatnya. Itulah hal hebatnya, kami bisa melakukan sesuatu untuk mengubah keadaan," kata Carrick dalam konferensi pers menjelang pertandingan di Italia.

"Saya tidak membutuhkan jaminan apa pun. Semuanya sudah jelas.

"Saya tahu peran saya, saya tahu tanggung jawab saya. Saya tidak membutuhkan orang lain untuk memberi tahu saya tentang hal itu, atau memberi tahu saya kapan keadaan berjalan baik dan kapan harus diperbaiki. Saya tahu itu sendiri."

Upaya Carrick untuk membalikkan keadaan semakin sulit akibat daftar pemain yang cedera terus bertambah.

Lisandro Martinez tampil sebagai starter saat Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Leeds pada Minggu, meskipun sebelumnya ia melontarkan kritik keras terhadap minimnya aktivitas transfer klub setelah kekalahan dari Atletico Madrid. Namun, pemain tersebut harus ditarik keluar pada babak pertama.

Bek tim nasional Argentina itu akan absen dalam lawatan ke Como. Ia bergabung dengan Luke Shaw, Kobbie Mainoo, Marcus Rashford, Benjamin Sesko, Patrick Dorgu, dan Ayden Heaven yang juga tidak dapat tampil.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.