Waspada Potensi Angin Kencang Dampak Siklon Champi di Wilayah Sultra 

Selasa, 20 Okt 2026, 23:17 WIB

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat dan sektor pelayaran di Sulawesi Utara serta wilayah sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan gelombang tinggi sebagai dampak tidak langsung dari pergerakan Siklon Tropis Champi.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, dalam laporannya di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa Siklon Tropis Champi berkembang dari Bibit Siklon Tropis 96W yang mencapai intensitas siklon pada 15 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB di luar wilayah TCWC Jakarta, dan saat ini berada di Laut Filipina sebelah utara Papua.

Ket. Foto: Tangkapan layar - Peta pergerakan dari Siklon Tropis Champi Saat ini posisi berada di Laut Filipina sebelah utara Papua, Senin (19/20/2026) — Sumber: Antara

Berdasarkan analisis BMKG, kecepatan angin maksimum dalam 24 jam ke depan diprakirakan persisten pada kategori lima dengan pergerakan mengarah ke barat hingga barat laut.

Selain ancaman angin kencang di Sulawesi Utara, dampak tidak langsung siklon ini juga memicu gelombang tinggi dengan kategori 1,25 hingga 2,5 meter di Perairan utara Papua Barat Daya hingga Papua serta di Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

Gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran 2,5 hingga 4,0 meter turut diprakirakan terjadi di Perairan Kepulauan Talaud, Laut Maluku, serta di Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran di wilayah terdampak diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi resmi melalui laman tropicalcyclone.bmkg.go.id.

  • Siklon Champi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.