Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Kebiasaan Sehat agar Tetap Bugar Memasuki Usia Paruh Baya

📅 Senin, 19 Okt 2026, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Empat Kebiasaan Sehat agar Tetap Bugar Memasuki Usia Paruh Baya Doc: Antara
Ket. Warga mengikuti kegiatan senam bersama di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Jakarta - Membangun kebiasaan hidup sehat pada usia paruh baya penting untuk menjaga kebugaran fisik dan mental dalam jangka panjang, terutama di tengah perubahan tubuh seperti penurunan laju metabolisme, penyusutan massa tulang dan otot, serta menopause.

Publikasi Eating Well pada Kamis (16/10) mengutip penjelasan sejumlah dokter spesialis mengenai kebiasaan yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup pada usia paruh baya.

1. Rutin bergerak dan berolahraga

Dokter Pablo Prichard menekankan pentingnya latihan penguatan otot dan olahraga aerobik bagi orang berusia paruh baya.

Studi di Italia yang melibatkan orang dewasa berusia 60 hingga 85 tahun menunjukkan bahwa latihan interval berintensitas tinggi berkaitan dengan peningkatan kekuatan otot, penurunan risiko jatuh, serta perbaikan fungsi kognitif.

Studi tersebut juga menemukan hubungan antara olahraga aerobik yang dilakukan secara berkelanjutan dan berkurangnya gejala depresi serta meningkatnya kesejahteraan mental.

Prichard menyarankan orang yang kurang aktif untuk memulai rutinitas olahraga dengan berjalan cepat. Menurut dia, aktivitas fisik ringan sekalipun lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali.

2. Menerapkan pola makan bergizi seimbang

Dokter Michael J. Hall menyampaikan bahwa pola makan yang tepat berperan penting dalam menjaga kesehatan pada usia paruh baya. Ia menyarankan konsumsi makanan bergizi seimbang yang mencakup protein dan serat.

Selain memperhatikan asupan nutrisi, Hall menekankan pentingnya aspek sosial dalam kegiatan makan.

"Duduk bersama orang lain untuk menyantap hidangan, berbagi makanan, serta menyiapkan makanan bersama, hal ini juga merupakan aspek yang sangat penting," katanya.

Makan bersama orang lain dikaitkan dengan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi serta tingkat stres, rasa nyeri, dan kesedihan yang lebih rendah.

3. Terus belajar dan menstimulasi otak

Prichard mengatakan kegiatan yang merangsang otak sekaligus melibatkan interaksi sosial, seperti bermain kartu atau catur bersama teman, dapat memberikan manfaat bagi orang berusia paruh baya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Bayern Menggila, Arsenal dalam Ancaman

18 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Bayern Menggila, Arsenal da...
Olahraga
Herdman Incar 10 Diaspora P...
Megapolitan
Keberagaman Budaya Identita...
Megapolitan
Festival Cilung Ajang Pembe...

Upaya-upaya Polisi Menekan Peredaran Narkoba di Bekasi

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Upaya-upaya Polisi Menekan ...
Luar Negeri
Trump Kaji Dampak Sanksi Ru...
Nasional
RI Dorong Perlindungan Anak...
Nasional
Daya Beli Melemah, Pinjol K...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.