Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Luncurkan Aplikasi e-audit Pengawasan Pengadaan Barang/jasa

📅 Senin, 19 Okt 2026, 15:16 WIB | Oleh:
Tangerang Luncurkan Aplikasi e-audit Pengawasan Pengadaan Barang/jasa Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang.
Ket. Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman saat memberikan sambutan usai peluncuran aplikasi e-audit.

TANGERANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, meluncurkan aplikasi E-Audit guna memperkuat komitmen pengawasan dan transparansi pengadaan barang dan jasa serta mengurai kendala koordinasi Probity Audit menjadi lebih cepat dan terukur.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman di Tangerang, Senin, mengatakan aplikasi yang diinisasi Inspektorat bernama Sapa Pasekda (Sistem Aplikasi Probity Audit Paket Strategis Daerah), merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.

"Inisiatif dari Inspektorat ini memperkuat komitmen kita bersama. Melalui Sapa Pasekda, Inspektorat dapat mengawal proses pengadaan barang dan jasa sejak tahap awal perencanaan hingga pelaksanaan, khususnya pada proyek-proyek strategis daerah agar berjalan lebih efektif, efisien, transparan dan sesuai target yang diharapkan," ujar Herman.

Juli Dwiono Sidik selaku Inspektur Pembantu (Irban) 1 Inspektorat Kota Tangerang menjelaskan, Sapa Pasekda dikembangkan untuk menjawab tantangan dan mengurai kendala koordinasi Probity Audit yang sebelumnya masih dilakukan secara konvensional.

Nantinya OPD pengampu wajib mengunggah seluruh dokumen persyaratan ke dalam dashboard sebelum mengajukan Probity Audit. Begitu notifikasi masuk, surat tugas pemeriksaan bisa terbit dalam waktu satu hari.

Menurutnya, aplikasi Sapa Pasekda dirancang ramah pengguna dan fleksibel. Selain dapat diakses melalui PC dan tablet, dashboard itu dapat diakses secara real-time via telepon genggam oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun pimpinan untuk memantau progres tiap tahapan audit.

"Terkait keamanan dokumen yang diunggah oleh OPD, kami sudah berdiskusi dan berkolaborasi secara teknis dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, khususnya bidang E-Goverment. Kami memastikan dan menjamin data-data serta dokumen sensitif tersebut terjamin 100 persen keamanannya," terangnya.

Pada tahap awal penerapan, Inspektorat Kota Tangerang memfokuskan kegiatan sosialisasi serta pendampingan bagi enam OPD pengampu proyek strategis daerah, yaitu Dinas PUPR, Disperkimtan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, RSUD Kota Tangerang dan BPBD.

Ke depan, aplikasi Sapa Pasekda ditargetkan terus dikembangkan agar terintegrasi penuh dengan aplikasi pemerintah lainnya seperti Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) maupun Sistem Informasi Aplikasi Pembangunan (SIAP).

"Integrasi ini memungkinkan Sekretaris Daerah hingga Kepala Daerah memantau jalannya pengawasan proyek strategis secara langsung dan komprehensif," kata Juli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
BPBD: Tangerang Berpotensi ...
Megapolitan
Pemkot Jakut Edukasi Pelaja...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.