- Home
-
- Megapolitan
-
- Kualitas Udara Jakarta Mem...
Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Pramono Tingkatkan Kesiagaan Fasilitas Kesehatan
Sabtu, 17 Okt 2026, 08:10 WIBJAKARTA - Kualitas udara Jakarta dalam kondisi yang memburuk dalam beberapa hari terakhir ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, terutama rumah sakit dan puskemas untuk meningkatkan kesiagaan. Seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta diminta untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga yang terdampak dan mengalami gangguan pernapasan.
"Memang sekarang ini dalam 2-3 hari ini kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk. Maka untuk itu, saya sudah memerintahkan kepada jajaran Dinkes, terutama rumah sakit dan juga puskesmas, pembantu puskesmas, untuk mereka bersiap diri," ujar Pramono di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10) dilansir dari laman resmi Pemprov DKI.
Jakarta sendiri memiliki fasilitas layanan kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah, yang terdiri dari 31 rumah sakit daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu. Selain itu, Jakarta juga memiliki ratusan alat pemantau emisi untuk memantau kualitas udara.
"Jakarta mempunyai pemantau untuk emisi itu jumlahnya ratusan. Sebenarnya tanpa dari BMKG saja datanya sudah ada. Penegasannya bahwa ini cuacanya memburuk," tandasnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-4 di Indonesia, Paling Parah Palembang di Posisi Pertama!
-
Kemenko Polkam Siapkan Sertijab, Dudung Abdurachman Langsung Tancap Gas Gantikan Djamari
-
Bye-bye Calo Sertifikat, Kemen ATR/BPN Buka-Bukaan Prosedur dan Biaya di TikTok Live!
-
Inggris Buka Peluang Kembali Bergabung dengan UE
-
Penglipuran Tingkatkan Rasa Aman Wisatawan lewat Asuransi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.