TNI AL Amankan 4.364 Kartrid Vape Terindikasi Narkotika di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni
Senin, 12 Okt 2026, 14:45 WIBBANDARLAMPUNG - Tim gabungan TNI Angkatan Laut dan unsur keamanan pelabuhan mengamankan 4.364 kartrid rokok elektrik (vape) yang terindikasi mengandung narkotika di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan.
âKami berhasil mengamankan 4.364 kartrid cairan rokok elektrik yang diduga mengandung zat narkotika dengan nilai sekitar Rp34,9 miliar di Pelabuhan ASDP Bakauheni,â kata Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia di Bandarlampung, Senin (12/10).
Uki menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi intelijen mengenai dugaan pengiriman cairan rokok elektrik yang mengandung etomidate melalui jalur penyeberangan Bakauheni pada Senin (5/10) sekitar pukul 02.50 WIB.
Penindakan melibatkan Satuan Tugas Intelijen Maritim Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut (Satgas Intelmar Pusintelal), Tim Fleet Information Quick Response (FIQR) Pangkalan TNI AL Lampung, serta Tim Pengamanan Objek Vital Nasional (Pamobvitnas) ASDP Bakauheni.
Petugas kemudian memeriksa satu unit bus ALS bernomor polisi BK 7571 UA yang melayani rute MedanâTangerang. Dari pemeriksaan di bagian bagasi, petugas menemukan tiga kardus berisi makanan ringan berupa keripik singkong.
"Namun setelah diperiksa lebih teliti, di balik makanan tersebut disembunyikan ribuan cartridge liquid vape merek Yakuza XL dan Batman," kata dia.
Uki menyebutkan, berdasarkan penghitungan bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, barang bukti yang diamankan berjumlah 4.364 kartrid.
Rinciannya, kardus pertama berisi 1.590 kartrid Yakuza XL berwarna ungu, sedangkan kardus kedua berisi 1.173 kartrid Yakuza XL berwarna merah.
Sementara itu, kardus ketiga berisi 797 kartrid Batman berwarna hitam, 210 kartrid Yakuza XL berwarna ungu, dan 594 kartrid Yakuza XL berwarna merah.
"Barang bukti yang kami amankan kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lampung serta BNNP Lampung menggunakan alat narco test yang menunjukkan indikasi kandungan narkotika di dalamnya," katanya.
Uki mengatakan, pengungkapan itu diperkirakan dapat mencegah paparan narkotika terhadap 13.092 hingga 21.820 orang. Selain itu, potensi penghematan biaya rehabilitasi diperkirakan mencapai Rp11,19 miliar hingga Rp18,65 miliar.
Saat ini, pengemudi bus dan data pengirim paket masih dalam pendalaman petugas. Seluruh barang bukti disimpan di Markas Komando Pangkalan TNI AL Lampung sambil menunggu hasil uji laboratorium resmi sebelum diserahkan kepada instansi penegak hukum yang berwenang.
Uki mengatakan pengungkapan tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dan Asta Cita ke-7 Presiden RI mengenai pemberantasan peredaran gelap narkoba.
"Hal tersebut demi menyelamatkan bangsa dari ancaman darurat narkoba," kata dia
- TNI AL
- Bakauheni
- Amankan
- Pelabuhan Penyeberangan
- Kartrid Vape
- Terindikasi Narkotika
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai
-
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB
-
Nonton FIFA ASEAN Cup 2026 Makin Ngebut, Whoosh Dukung Mobilitas Peserta
-
Populasi Dugong Australia Turun Drastis hingga Sisa Setengah
-
Pertamina Siapkan Infrastruktur Pendukung Kebijakan Bioetanol
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.