Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kajati Jateng yang Juga Deputy CdM Kontingen Indonesia Dukung 50 Wakil Jateng di Asian Para Games 2026

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Kajati Jateng yang Juga Deputy CdM Kontingen Indonesia Dukung 50 Wakil Jateng di Asian Para Games 2026 Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Teguh Subroto, SH, MH, yang juga Deputy Chef de Mission (Deputy CdM) untuk Asian Para Games Nagoya 2026 pelepasan 34 atlet dan 16 pelatih/ofisial binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Sukoharjo, Sabtu (10/10).

SUKOHARJO – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Teguh Subroto, SH, MH, yangjuga Deputy Chef de Mission (Deputy CdM) atau Wakil Ketua Kontingen Indonesia untuk Asian Para Games Nagoya 2026, turut mendukung persiapan atlet paralimpik Indonesia menghadapi kompetisi olahraga disabilitas tingkat Asia.

Dukungan tersebut ditunjukkan saat Teguh menghadiri pelepasan 34 atlet dan 16 pelatih/ofisial binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di RM Mang Engking, kawasan Pabelan, Sukoharjo, Sabtu (10/10).

Sebanyak 50 anggota kontingen asal Jawa Tengah akan memperkuat Merah Putih pada Asian Para Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19–24 Oktober 2026.

Sebagai Deputy CdM, peran Teguh tidak hanya mendampingi atlet saat pertandingan, tetapi juga mendukung kesiapan kontingen sejak tahap persiapan. Hal itu dilakukan melalui pemantauan kondisi atlet, komunikasi dengan pelatih, serta dorongan terhadap penguatan sistem pembinaan agar para atlet dapat tampil optimal.

Teguh juga aktif meninjau pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Paralympic Training Center, Karanganyar, Jawa Tengah. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan atlet, baik dari aspek fisik dan mental maupun fasilitas latihan serta dukungan yang diperlukan menjelang kompetisi.

Kesiapan yang menyeluruh menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan di tingkat internasional. Selain kemampuan teknis, konsistensi latihan, kondisi psikologis, dan koordinasi antarpihak juga diperlukan untuk mendukung performa atlet selama bertanding.

Keterlibatan Teguh diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap kontingen Indonesia dalam mencapai target prestasi. Para atlet diharapkan mampu menunjukkan semangat juang, kedisiplinan, dan sportivitas sekaligus mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga Asia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada atlet dan ofisial asal Jateng untuk memperkuat kontingen Indonesia. Dari total 219 anggota kontingen nasional, sebanyak 50 orang berasal dari Jawa Tengah.

“Saya hari ini memberangkatkan atlet Asian Para Games ke-5 di Nagoya. Dari 219 orang kontingen Indonesia, 50 orang di antaranya berasal dari Jateng. Mereka nanti akan membawa nama dan marwah Jateng dan nasional,” kata Luthfi.

Ia berpesan agar para atlet dan pelatih berjuang gigih, pantang menyerah, serta menunjukkan karakter dan kemampuan terbaik selama bertanding. Luthfi juga mendorong atlet Jateng melampaui target awal empat medali emas, dengan harapan mampu meraih delapan hingga 12 medali emas.

NPCI Jateng Bidik Empat Medali Emas

Ketua Umum NPCI Jawa Tengah Osrita Muslim mengatakan, para atlet telah menjalani berbagai persiapan, termasuk melalui pemusatan latihan nasional. NPCI Jateng menargetkan empat medali emas, empat perak, dan 12 perunggu pada Asian Para Games 2026.

Sebanyak 34 atlet tersebut terdiri atas empat atlet boccia, satu para anggar, empat para angkat berat, 10 para atletik, dua para balap sepeda, tujuh para bulutangkis, tiga para judo, satu para renang, dan dua para tenis meja.

Secara keseluruhan, kontingen Indonesia berjumlah 219 orang, terdiri atas 104 atlet dan 115 pelatih/ofisial. Mereka akan bersaing dalam 12 cabang olahraga, meliputi boccia, para anggar, para angkat berat, para atletik, para balap sepeda, para bulutangkis, para judo, para menembak, para panahan, para renang, para taekwondo, dan para tenis meja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Rinso dan OTHMAN Hadirkan Koleksi Fashion Bertema Noda

1.5 jam yang lalu | Paundra Zakirulloh

Rona
Rinso dan OTHMAN Hadirkan K...
Nasional
Menekraf: PPh Royalti Buku ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.