Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jenderal Bintang Tiga Buka Suara! Ini Peran Intelijen dalam Operasi Keamanan di Papua

📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 07:22 WIB | Oleh:
Jenderal Bintang Tiga Buka Suara! Ini Peran Intelijen dalam Operasi Keamanan di Papua Doc: Antara foto/HO Kogabwilahan III
Ket. Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto (depan) sedang memberikan keterangaan atas peristiwa kontak senjata yang menewasakan anggota OPM di Distrik Agisaga, Kabupaten Intan Jaya.

JAKARTA – Jenderal Bintang tiga yang kini menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto menekankan pentingnya dukungan intelijen dalam pelaksanaan operasi keamanan di wilayah Papua.

"Informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata dinilai membantu aparat dalam menentukan sasaran operasi serta mengurangi risiko terhadap masyarakat sipil di sekitar wilayah penindakan," ucap Lucky dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, sinergi antara Badan Intelijen Negara (BNI) dan satuan operasi TNI menjadi bagian penting dalam upaya menghadapi ancaman kekerasan bersenjata.

Ia mencontohkan keberhasilan operasi penindakan yang dilaksanakan pasukan gabungan Satgas Yonif Marinir 9 dan Denkul 4 Satgas Rajawali V Koops TNI Habema terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Dalam operasi tersebut, Komandan Operasi TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya, Manfret Fatem, bersama dua komandan batalyon, Anton Fatem dan Yesias Fatem, dilaporkan tewas dalam kontak senjata dengan aparat TNI.

"Berdasarkan informasi operasi yang disampaikan, keberhasilan penindakan tersebut didukung oleh informasi intelijen bernilai A1 dari Badan Intelijen Negara (BIN)," ujar Lucky.

Dalam pelaksanaan operasi, pasukan gabungan TNI dilaporkan menemukan lokasi persembunyian Manfret Fatem bersama Anton Fatem selaku Komandan Batalyon Ayosami dan Yesias Fatem selaku Komandan Batalyon Mosata.

"Ketiganya disebut melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI sehingga terjadi kontak senjata. Manfret Fatem dilaporkan tewas di lokasi, sedangkan Anton Fatem dan Yesias Fatem dilaporkan tewas ketika berusaha melarikan diri menuju kawasan Sungai Frambu. Pencarian terhadap dua jenazah yang disebut tenggelam di sungai masih dilakukan," ungkapnya.

Dari lokasi kontak senjata, personel TNI juga dilaporkan mengamankan satu pucuk senjata api jenis AK-101, puluhan butir amunisi tajam, dan selembar bendera Bintang Kejora.

Barang bukti tersebut menjadi bagian dari hasil operasi yang dilaksanakan pasukan gabungan.

Lucky menegaskan bahwa TNI akan terus menjalankan tugas pengamanan wilayah dan penegakan hukum terhadap ancaman kekerasan bersenjata secara profesional, tegas serta terukur.

Seluruh personel di bawah kendali Kogabwilhan III juga diwajibkan mengedepankan rules of engagement (ROE), ketentuan perundang-undangan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas.

"Prinsip salus populi suprema lex esto, yakni keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi tetap menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan operasi. Keselamatan masyarakat sipil, perlindungan terhadap warga, dan pemeliharaan stabilitas keamanan di Papua merupakan prioritas yang harus dijaga oleh seluruh personel TNI," katanya.

Keberhasilan operasi yang dilaporkan di Maybrat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menjaga keamanan wilayah Papua Barat Daya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
Lula da Silva Tuding Meta C...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.