Cegah Vandalisme, Pemkot Yogyakarta Optimalkan Lomba Mural Pelajar

Sabtu, 10 Okt 2026, 21:36 WIB

YOGYAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengoptimalkan penyelenggaraan Lomba Mural Pelajar 2026 sebagai langkah strategis untuk mencegah aksi vandalisme di ruang publik sekaligus memperindah visual kota.

"Melalui kegiatan ini, ruang-ruang kosong dapat dimanfaatkan menjadi karya mural yang menarik, sehingga tidak hanya mencegah vandalisme, tetapi juga memperindah tampilan visual Kota Yogyakarta," kata Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, di Yogyakarta, Sabtu (10/10).

Ket. Foto: Peserta Lomba Mural Pelajar menuangkan ide kreatif dan kemampuan melukis di tembok kawasan SMP Negeri 8 Yogyakarta. Sabtu (10/10/2026). — Sumber: ANTARA

Lomba mural pelajar 2026 yang digelar di beberapa titik pada 9 dan 10 Oktober salah satunya di kawasan SMP 8 Yogyakarta tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Yogyakarta Hasyim mengatakan lomba ini menjadi bentuk dukungan nyata kepada para pelajar untuk mengembangkan potensi diri di luar jam sekolah.

Menurut dia tingginya potensi dan kreativitas seni lukis para pelajar tersebut terbukti mampu menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.

"Selain memberikan ruang berekspresi, tujuan dari diadakannya lomba ini untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Kota Yogyakarta," katanya.

Dia mengatakan pemilihan tema "Otentik Budayanya, Konkret Bersihnya" dalam lomba mural pelajar 2026 ini sangat selaras dengan semangat HUT ke-270 Kota Yogyakarta tahun ini.

"Tema ini sekaligus menjadi upaya penting untuk melestarikan budaya adiluhung melalui dunia pendidikan, termasuk lewat mata pelajaran Pendidikan Khas Kejogjaan bagi generasi muda," katanya.

Lomba Mural Pelajar Kota Yogyakarta 2026 diikuti 74 tim yang terdiri 50 tim kategori SMP/MTs dari 36 sekolah, dan 25 tim kategori SMA/SMK/MA dari 12 sekolah.

Seluruh peserta menuangkan ide kreatif dan kemampuan melukis mereka di sepanjang tembok jalan protokol kota, yang meliputi kawasan SMP Negeri 1, SMP Negeri 8, SMP Negeri 10, MA Negeri 1 Yogyakarta, dan Makam Terban.

Para pemenang lomba dari Juara I hingga Juara Harapan II berhak membawa pulang piala, sertifikat apresiasi resmi dari Wali Kota Yogyakarta, serta uang pembinaan dengan total nilai mencapai jutaan rupiah.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.