Pemkot Tangerang Pastikan Upaya Peningkatan PAD tanpa Bebani Masyarakat maupun Pengusaha
Jumat, 31 Jul 2026, 06:12 WIBTANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) secara berkeadilan dengan tidak membebani masyarakat maupun pelaku usaha namun memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan di Tangerang, Kamis (30/7), mengatakan strategi yang diterapkan adalah mempercepat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Menurut dia, digitalisasi menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pendapatan yang lebih efektif, transparan, akuntabel, sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah.
"Saya meminta seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam TP2DD, khususnya pengelola PAD, terus memperkuat sinergi dan mempercepat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah agar pelayanan semakin mudah, efisien, dan mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah," kata Maryono usai membuka Rapat Evaluasi Capaian PAD Triwulan II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tangerang.
Ia juga menegaskan, setiap kebijakan peningkatan PAD yang disusun oleh Dinas tetap mengedepankan asas keadilan dan tidak menambah beban masyarakat maupun pelaku usaha, di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Masyarakat harus merasakan bahwa setiap pajak yang dibayarkan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang manfaatnya nyata.
Maryono mengapresiasi kinerja seluruh perangkat daerah pengelola PAD atas capaian positif hingga Triwulan II Tahun 2026. Berdasarkan laporan realisasi, secara umum target PAD telah melampaui 100 persen.
Meski demikian, ia meminta perangkat daerah tetap mengoptimalkan sejumlah sektor pendapatan yang realisasinya masih perlu ditingkatkan agar target akhir tahun dapat tercapai secara maksimal.
"Berdasarkan laporan realisasi Triwulan II, capaian PAD menunjukkan hasil yang sangat positif. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah pengelola PAD. Namun, masih terdapat beberapa jenis pendapatan yang harus terus dioptimalkan sehingga target hingga akhir tahun dapat tercapai," ujar dia.
Perlu diketahui APBD Kota Tangerang pada tahun 2026 yang telah disepakati bersama DPRD dan Pemkot terdiri dari Pendapatan Daerah tahun sebesar Rp5,13 triliun, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp3,20 triliun dan Pendapatan Transfer Rp1,92 triliun. Sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp5,53 triliun.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus menghadirkan inovasi dalam menggali potensi pendapatan baru.
Menurut dia, PAD merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan sehingga perlu terus diperkuat melalui berbagai terobosan yang adaptif terhadap dinamika kebijakan pemerintah pusat.
"Saya mendorong seluruh perangkat daerah, khususnya pengelola PAD, untuk terus berinovasi dalam menggali potensi pendapatan daerah. PAD menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, saat ini pemerintah daerah dituntut semakin mandiri dalam mengoptimalkan potensi pendapatannya masing-masing," kata Herman.
- Pemkot Tangerang
- Peningkatan PAD
- Tanpa Bebani Masyarakat dan Pengusaha
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Seluruh Penumpang Longboat Mati Mesin di Banda Dievakuasi
-
Perkuat dan Respons Cepat Antisipasi Kebakaran TPA Rawa Kucing, Pemkot Tangerang Sebar Toren Air Kapasitas 10.000 Liter
-
Demi Kenyamanan Siswa, Malaysia Habiskan 1 Miliar Ringgit untuk Perbaikan Toilet Sekolah
-
Ingin Cepat Kaya, Pria Magelang Cari Pesugihan di Kebumen, Tewas Diracun "Sang Dukun"
-
PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan untuk Perkuat Budaya Wellbeing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.