Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Keluarga Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi

31 Jumat, 09 Okt 2026, 02:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keluarga Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Keluarga Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Doc: ANTARA/Andri Saputra

JAKARTA - Pemprov Jakarta terus mengupayakan kemandirian ekonomi berbasis keluarga. Untuk itu, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta memperkuat kapasitas kelembagaan serta produktivitas kelompok usaha agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi berbasis keluarga melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga Dinas PPAPP Jakarta Hary Sutanto mengatakan di wilayah perkotaan, seperti Jakarta, terdapat sejumlah tantangan ekonomi yang dihadapi. Ini mulai dari tingginya biaya hidup, persaingan pasar pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga kebutuhan teknologi atau adaptasi digital para pelaku usaha rumahan.

Sedangkan, sambung dia, banyak dari keluarga di Jakarta, khususnya akseptor KB (pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi)memiliki potensi usaha, namun masih terkendala dalam hal akses, permodalan, manajemen keuangan, standarisasi produk serta strategi pemasaran digital.

Oleh sebab itu, dibutuhkan pembinaan kelompok UPPKA untuk memberikan penguatan manajerial serta motivasi kewirausahaan kepada para pengurus dan anggota kelompok UPPKA di wilayah Jakarta. Dengan begitu usaha mereka ke depannya semakin berkembang, semakin baik, berdaya saing dan berkelanjutan.

“Dengan tujuan, antara lain meningkatkan kapasitas usaha dengan memberikan pemahaman terkait manajemen usaha dan strategi pemasaran digital bagi produk-produk UPPKA yang dihasilkan, juga penguatan kelembagaan kelompok dengan mendorong pemanfaatan jejaring kemitraan dengan sektor-sektor lainnya,” kata Hary.

Dia menyatakan ini dalam kegiatan “Pembinaan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)” yang berlangsung secara daring, Kamis.

Tujuan pembinaan tersebut, kata dia, juga untuk menciptakan kemandirian ekonomi keluarga guna meningkatkan pendapatan secara mandiri sehingga berkontribusi langsung pada pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

“Terakhir, mengidentifikasi potensi dan menghasilkan produk atau jasa yang memiliki peluang pasar serta membangun sinergi dengan memperkuat kolaborasi antara pengolah program dan para pelaku UPPKA serta pendamping Jakpreneur di lapangan,” ujar Hary.

Dia pun berharap melalui pembinaan tersebut, pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis kelompok yang beranggotakan akseptor KB, pasangan usia subur, serta keluarga lainnya yang tergabung dalam kelompok UPPKA dapat menjadi penggerak dan motivator bagi keluarga lainnya untuk ikut serta dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Selain itu, juga dapat memiliki peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang standardisasi produk untuk dapat bersaing secara lokal, bahkan nasional, memiliki peningkatan pemahaman, pengetahuan, serta inovasi. Ini utamanya untuk mempromosikan produk-produknya, serta membangun komitmen untuk berkolaborasi antarpihak terkait. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.