Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Komdigi Siapkan Ragam Infrastruktur Komunikasi, dari 4 BTS Bergerak hingga 250 Frekuensi

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 19:44 WIB | Oleh:
Dukung MotoGP Mandalika 2026, Komdigi Siapkan Ragam Infrastruktur Komunikasi, dari 4 BTS Bergerak hingga 250 Frekuensi Doc: ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid didampingi Staf Khusus Menteri, Alfreno Kautsar Ramadan saat meninjau dan mengecek kesiapan layanan frekuensi jelang perhelatan MotoGP 2026 Mandalika di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (8/10).

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan kesiapan infrastruktur komunikasi dan pengelolaan spektrum frekuensi radio untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia MotoGP 2026.

Ajang balap motor yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026 itu bakal didukung dengan pengamanan lebih dari 250 frekuensi hingga Base Transceiver Station (BTS) bergerak untuk menguatkan layanan komunikasi di kawasan sirkuit.

“MotoGP Mandalika merupakan ajang internasional yang membawa nama Indonesia ke dunia. Dukungan komunikasi harus berjalan tanpa gangguan, baik untuk keselamatan pembalap, operasional penyelenggara, penyiaran ke berbagai negara, maupun kenyamanan masyarakat yang hadir langsung. Karena itu, seluruh kesiapan teknis harus dipastikan sebelum balapan dimulai,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang langsung memantau arena sirkuit, Kamis (8/10).

Kementerian Komdigi melalui Direktorat Pengendalian Infrastruktur Digital bersama Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) Mataram melakukan pengawasan dan pengendalian penggunaan frekuensi untuk mencegah potensi interferensi atau gangguan antarsistem komunikasi.

Lebih dari 250 frekuensi yang diamankan disiapkan untuk menunjang berbagai keperluan teknis mulai dari komunikasi tim balap, sistem operasional dan keselamatan perlombaan, hingga produksi dan distribusi siaran internasional.

Lalu untuk dukungan BTS bergerak, Kementerian Komdigi mengoperasikan sebanyak empat BTS bergerak untuk memperkuat layanan telekomunikasi di kawasan sirkuit.

Empat BTS bergerak itu disiapkan melalui koordinasi dengan operator seluler untuk memperkuat kapasitas layanan telekomunikasi, terutama dalam mengantisipasi peningkatan trafik komunikasi akibat konsentrasi pengunjung di kawasan sirkuit.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung keselamatan dan kelancaran balapan, komunikasi tim dan penyelenggara, penyiaran internasional, serta kenyamanan akses telekomunikasi bagi sekitar 200 ribu penonton yang diperkirakan hadir selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sekaligus Vice Chairman MotoGP 2026 Ananda Mikola menjelaskan kepada Meutya dalam kunjungannya bahwa dukungan frekuensi radio memiliki peran penting dalam berbagai aspek penyelenggaraan MotoGP.

Menurut Ananda, sistem telemetri pada sepeda motor balap membutuhkan komunikasi data untuk membantu tim teknis memantau dan menganalisis performa kendaraan, termasuk kondisi mesin, ban, suspensi, serta penggunaan gas dan rem.

“Saat motor melaju, berbagai data teknis harus dapat diterima dan dianalisis oleh tim secara langsung. Data dari mesin, ban, suspensi, hingga penggunaan gas dan rem menjadi bagian penting dalam analisis performa motor. Karena itu, sistem komunikasinya harus andal dan tidak boleh terganggu,” ujar Ananda.

Selain kebutuhan tim balap, dukungan frekuensi juga penting untuk komunikasi antara pengendali balapan atau race control dan petugas lintasan, termasuk dalam penyampaian informasi keselamatan ketika terjadi insiden.

“Ketika ada insiden di lintasan, informasi dari race control harus segera diterima petugas agar tindakan keselamatan, termasuk pengibaran bendera yang sesuai, dapat dilakukan dengan cepat. Begitu pula dengan kebutuhan media dan siaran yang disaksikan penonton di seluruh dunia. Semua membutuhkan dukungan frekuensi yang tertata dengan baik,” jelasnya.

Maka dari itu, Ananda mengapresiasi kesiapan dan dukungan teknis dari Kementerian Komdigi dalam mengantisipasi potensi gangguan komunikasi selama penyelenggaraan MotoGP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

AS Bentuk Satgas Pengawasan “AI”

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
AS Bentuk Satgas Pengawasan...
Advertisement
Jokowi Tanggapi Upaya Pemakzulan Gibran Seiring Keputusan MK

Jokowi Tanggapi Upaya Pemakzulan Gibran Seiring Keputusan MK

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.