Operasi Fajar Yaman, Kota Pelabuhan Strategis Berhasil Direbut dari Cengkeraman Houthi

Rabu, 07 Okt 2026, 03:53 WIB

ADEN - Pasukan pemerintah Yaman pada Senin (5/10) mengklaim pihaknya berhasil merebut kembali Mocha, kota pelabuhan strategis di Laut Merah yang terletak di Provinsi Taiz, Yaman barat daya, dari kelompok Houthi, sebuah langkah yang akan membalikkan pencapaian besar Houthi baru-baru ini di dekat Selat Bab al-Mandab.

Seorang sumber militer yang dikutip oleh kantor berita milik negara, Saba, mengatakan bahwa kekuatan pro-pemerintah seperti Pasukan Perisai Nasional (Nation's Shield Forces), Brigade Raksasa (Giants Brigades) yang propemerintah, dan Perlawanan Tihama (Tihama Resistance), dengan didukung oleh serangan udara, telah memasuki Mocha usai pertempuran sengit di pinggiran kota tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Sumber itu menyebutkan bahwa sejumlah pejuang Houthi, tanpa dirinci berapa banyaknya, tewas, terluka, atau ditangkap dalam pertempuran tersebut, sementara yang lainnya melarikan diri.

Pasukan pemerintah sedang melakukan operasi pembersihan di kota dan area sekitarnya untuk mengamankan posisi mereka, imbuh sumber tersebut.

Seorang pejabat militer Houthi di lapangan yang berbicara kepada Xinhua dengan syarat anonimitas mengatakan bahwa pesawat tempur Arab Saudi melancarkan puluhan serangan terhadap pos-pos Houthi di dekat Bab al-Mandab sebelum pasukan pemerintah memulai serangan.

Dia memperkirakan bahwa lebih dari 56 pejuang Houthi tewas dan puluhan lainnya terluka.

Kendati demikian, seorang sumber di lapangan menyangkal klaim pemerintah tersebut dengan mengatakan kepada Xinhua bahwa pasukan pemerintah belum menguasai Mocha maupun pelabuhannya. Sumber itu menyebut pengumuman tersebut sebagai klaim kemenangan yang "prematur" dan bagian dari perang propaganda yang kian memanas.

Kelompok Houthi merebut Mocha pada awal September 2026 dalam kemajuan pesat yang memperluas keberadaan mereka di sekitar Selat Bab al-Mandab.

Jika terkonfirmasi, keberhasilan pemerintah merebut kembali kota pelabuhan itu akan menandai perubahan signifikan dalam pertempuran di pesisir barat daya Yaman.

Mocha terletak di pesisir Laut Merah di sebelah utara Bab al-Mandab, jalur perairan sempit yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan merupakan urat nadi penting bagi pelayaran internasional antara Asia dan Eropa.

Pertempuran terjadi di tengah eskalasi yang lebih luas di seluruh wilayah barat daya Yaman. Pemerintah menuturkan bahwa kemajuan pasukan tersebut merupakan bagian dari "Operasi Fajar Yaman" (Operation Dawn of Yemen), operasi ofensif yang lebih luas dengan tujuan merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi, termasuk ibu kota Sanaa, dengan dukungan udara ekstensif dari Arab Saudi.

Konflik di Yaman pecah pada akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut Sanaa dan sebagian besar wilayah utara negara itu, sehingga memaksa pemerintah yang diakui secara internasional untuk meninggalkan ibu kota.

Koalisi pimpinan Arab Saudi kemudian melakukan intervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah tersebut. Bentrokan baru-baru ini menandai eskalasi paling tajam sejak gencatan senjata yang dimediasi PBB pada 2022, yang hampir sepenuhnya menghentikan pertempuran besar di negara yang dilanda perang tersebut. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.