Mesir Siap Gunakan Segala Cara untuk Lindungi Hak Air Sungai Nil

Rabu, 07 Okt 2026, 04:14 WIB

KAIRO - Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi pada Selasa (6/10) mengatakan bahwa Mesir akan mempertahankan hak-haknya atas air Sungai Nil dengan segala cara yang diperbolehkan menurut hukum internasional.

Dalam pidato yang menandai peringatan 53 tahun Perang Oktober 1973 Mesir melawan Israel, al-Sisi menggambarkan Sungai Nil sebagai "urat nadi kehidupan Mesir dan landasan keberadaannya selama ribuan tahun."

Ket. Foto: — Sumber: AFP/AMIR MAKAR

Dia menegaskan bahwa porsi air Mesir merupakan "hak hukum historis yang telah mapan dan tidak dapat dinegosiasikan, serta tidak dapat dikompromikan atau dilanggar."

Al-Sisi mengatakan bahwa Mesir tidak akan menoleransi tindakan apa pun yang mengancam keamanan airnya.

Pernyataan tersebut kembali menyoroti sengketa antara Mesir, Sudan, dan Ethiopia terkait Bendungan Hidase Ethiopia (Grand Ethiopian Renaissance Dam/GERD), yang diresmikan pada September 2025.

Ethiopia menyatakan bahwa bendungan tersebut bertujuan untuk menghasilkan listrik dan mendukung pembangunan.

Mesir dan Sudan telah mengemukakan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap aliran air di hilir dan menyerukan perjanjian yang mengikat mengenai pengisian dan pengoperasian bendungan tersebut. Ant

  • sungai nil
  • Abdel Fattah Al-Sisi

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.