PSS Sleman Gelar Evaluasi di Tengah Jeda Kompetisi, Apa yang Harus Dibenahi?
Rabu, 07 Okt 2026, 04:36 WIBJAKARTA - Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengatakan timnya melakukan evaluasi secara menyeluruh selama masa jeda kompetisi BRI Super League 2026/2027 pada periode FIFA Matchday September dan Oktober.
Dikutip dari laman resmi klub, Rabu, Pieter menjelaskan itu merupakan waktu yang ideal menjalani evaluasi serta perbaikan-perbaikan baik aspek teknik, fisik, dan mental bagi para pemainnya.
Pelatih berkebangsaan Belanda itu mengatakan memilih menjalani kompetisi secara bertahap dengan mengarahkan tim untuk meraih hasil maksimal dalam setiap kesempatan.
"Untuk saat ini, kami hanya melihat satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Kami selalu berusaha memenangkan laga berikutnya. Itu yang selalu kami lakukan," kata Pieter.
PSS Sleman tengah mengusung misi bangkit setelah masa jeda kompetisi ketika melakoni pekan keempat BRI Super League dan Pieter berharap timnya dapat melakukan hal itu.
Meskipun begitu, mantan pelatih Borneo FC itu menjelaskan kondisi tersebut menjadi bagian dari proses yang harus dilalui tanpa terburu-buru melihat perjalanan kompetisi secara keseluruhan.
Pieter menilai situasi kompetisi yang bersifat dinamis menurutnya menjadi pembelajaran timnya memanfaatkan momentum dengan mengubah peluang menjadi hasil yang menguntungkan bagi tim.
Menurutnya, setiap fase kompetisi memiliki tantangan yang harus diselesaikan sesuai waktunya dan ketika menghadapi lawan yang lebih mudah, PSS Sleman harus mendapatkan poin.
âKalau kita terlalu jauh melihat ke depan, itu tidak akan memberikan kekuatan atau energi. Satu-satunya hal yang bisa kami pengaruhi adalah tindakan berikutnya,â kata Pieter.
Selanjutnya pada pekan keempat BRI Super League, PSS Sleman dijadwalkan akan menjamu PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10) pukul 19.00 WIB.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Sedikit Lagi 7.000 Kasus, Ledakan Ebola di Kongo Belum Terbendung
-
Fantastis! Kota Solok Targetkan Pendapatan Rp476,54 Miliar pada 2027, Uangnya dari Mana?
-
Davis Cup: Shelton Tumbang, Amerika Serikat Imbang Lawan Ceko
-
Investasi Jakarta Tembus Rp173,6 Triliun, Pramono: Menyumbang 17,2 Persen Nasional!
-
Kehabisan Bekal, Evakuasi Tujuh Pendaki dari Gunung Nokolalaki Dievakuasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.