Kabut Asap Makin Parah! Pemkot Pekanbaru Kembali Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh

Rabu, 07 Okt 2026, 19:12 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, kembali memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh peserta didik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) akibat kabut asap karhutla sampai Sabtu 10 Oktober 2026.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan perpanjangan masa belajar dari rumah tersebut diputuskan berdasarkan hasil evaluasi pengukuran pencemaran udara. Menurutnya, tingkat pencemaran di Kota Pekanbaru sempat memburuk tajam hingga masuk ke kategori berbahaya pada Rabu (7/10) siang.

Ket. Foto: Kondisi Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut asap kiriman diduga akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan. — Sumber: Antara foto

"Kondisi udara kita di Pekanbaru hari ini dalam kondisi sangat tidak sehat. Dan tadi pukul 13.00 WIB itu sampai ke posisi berbahaya," katanya di Pekanbaru, Rabu.

Pihaknya mencatat paparan kabut asap telah berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat setempat. Lebih dari 10.000 warga dilaporkan menderita berbagai gangguan saluran pernapasan, seperti asma, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata dan kulit, hingga pneumonia.

Hal itu juga terlihat dari jumlah kunjungan pasien yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap terus mengalami peningkatan signifikan di fasilitas pelayanan kesehatan. Pada Rabu (7/10) saja, lanjutnya angka kunjungan warga yang membutuhkan perawatan medis terkait dampak asap dilaporkan mencapai 374 pasien.

"Yang sudah terpapar sampai hari ini sudah lebih 10.000 orang yang terkait dengan asap ini, asma, ISPA, iritasi, pneumonia. Kemudian yang tertinggi kemarin 7 Oktober itu, pasien kita terkait dengan hal ini 374," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, kebijakan PJJ diperpanjang guna meminimalkan risiko keterpaparan siswa terhadap polusi udara luar ruang. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengimbau seluruh pihak sekolah dan orang tua murid untuk mematuhi arahan aktivitas belajar mandiri di rumah.

"Yang pertama, kita akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh sampai hari Sabtu," ucap Wakil Wali Kota Markarius Anwar.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.