Para Pendaki Diimbau Membatalkan, Jalur ke Rinjani Terbakar Makin Luas
Minggu, 27 Sep 2026, 00:34 WIBMATARAM â Masyarakat yang ingin mendaki ke Gunung Rinjani diimbau membatalkan. Sebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Bukit Setampol, Resor Torean di jalur pendakian Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat terus meluas hingga melahap 723,7 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin mengakui api yang pertama kali muncul pada Selasa (22/9) sekitar pukul 18.50 Wita itu hingga kini belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Luas sementara areal yang terdampak kebakaran diperkirakan telah mencapai 723,7 hektare.
"Kondisi saat ini api masih membakar vegetasi. Dari total 723,7 hektare terdampak, sebanyak 74,161 hektare berhasil dipadamkan," ujarnya melalui keterangan di Mataram, Sabtu.
Ia mengatakan tim gabungan masih terus berupaya melakukan pemadaman di lapangan. Namun, hingga kini api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya lantaran proses pemadaman menghadapi kendala berat.
"Jadi, selain kondisi angin kencang yang membuat api semakin cepat merambat, medan di lokasi kejadian juga terjal dan sulit dijangkau oleh personel gabungan," kata Sadimin.
Untuk penanganan, BPBD NTB terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Utara dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Sedikitnya delapan unsur personel gabungan dikerahkan untuk melalukan pemadaman, mulai dari unsur dari TNGR, Manggala Agni, TNI, POLRI, Polisi Hutan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Porter. "Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Menurutnya, BPBD telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla, terutama di musim kemarau. Di mana masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan api benar-benar padam setelah aktivitas.
"Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan titik api kepada aparat desa, petugas pemadam, BPBD atau instansi terkait," katanya.
- Gunung Rinjani
- asap karhutla
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Bye-bye Calo Sertifikat, Kemen ATR/BPN Buka-Bukaan Prosedur dan Biaya di TikTok Live!
-
Mobil Listrik Makin Diminati, BSI Tawarkan Pembiayaan Terjangkau
-
Bantuan tabung oksigen untuk warga terdampak bencana kabut asap
-
Sekjen Guterres Serukan Langkah Konkret untuk Lawan Diskriminasi Rasial
-
Kualitas Udara Palembang Berada di Level Berbahaya
-
Kabut Asap Tak Kunjung Hilang, BMKG Kotim Ungkap Penyebabnya
-
Asap karhutla bertambah pekat di Jambi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.