- Home
-
- Luar Negeri
-
- Sekjen Guterres Serukan La...
Sekjen Guterres Serukan Langkah Konkret untuk Lawan Diskriminasi Rasial
Rabu, 30 Sep 2026, 18:12 WIBNEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan langkah konkret untuk mengatasi dampak berkepanjangan dari perbudakan, kolonialisme, dan diskriminasi rasial. Seruan tersebut disampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi PBB untuk memperingati 25 tahun Deklarasi dan Program Aksi Durban.
Dilansir Anadolu, Rabu (30/9), Guterres mengatakan dunia harus menghadapi warisan perbudakan, kolonialisme, dan diskriminasi rasial melalui langkah nyata. Ia menyerukan keadilan reparatif yang berlandaskan hukum hak asasi manusia internasional.
Menurut Guterres, diskriminasi rasial masih muncul dalam berbagai bentuk, termasuk ketimpangan serta hukum dan institusi yang diskriminatif. Kondisi tersebut juga terlihat dari penolakan terhadap hak dan kesempatan yang setara.
Guterres juga memperingatkan bahwa teknologi digital dapat memperkuat ujaran kebencian dan disinformasi. Kondisi tersebut dinilai dapat melanggengkan kebohongan dan stereotip berbahaya serta mendorong kekerasan dan tindakan penyalahgunaan.
âPenangkal racun-racun ini adalah persatuan dan tindakan nyata,â kata Guterres seraya mendesak pemerintah memperkuat dan menerapkan undang-undang antidiskriminasi.
Pemerintah juga diminta membongkar diskriminasi sistemik dan berinvestasi dalam pembangunan masyarakat yang inklusif. Guterres turut menyerukan kepada perusahaan teknologi untuk mengidentifikasi dan mengatasi bias dalam sistem kecerdasan buatan.
Menurut dia, teknologi digital harus digunakan untuk mendorong kesetaraan dan inklusi. Selain itu, Guterres meminta negara-negara menjadikan Dekade Internasional Kedua untuk Masyarakat Keturunan Afrika sebagai periode perubahan nyata.
Ia juga menyerukan ratifikasi universal serta penerapan penuh Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial. Sementara itu, Amerika Serikat memboikot peringatan 25 tahun Deklarasi dan Program Aksi Durban.
Duta Besar AS untuk urusan manajemen dan reformasi di PBB, Jeff Bartos, mengatakan Washington DC tidak akan berpartisipasi dalam acara tersebut. Ia juga mendesak negara-negara lain menolak apa yang disebutnya sebagai warisan konferensi yang anti-Amerika dan anti-Barat. ils/I-1
- Sekjen PBB
- Diskriminasi Rasial
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Wapres Gibran Bertemu Lima Tim Mahasiswa ITB, Dorong Inovasi Berdampak Luas.
-
BMKG Prakirakan Awan Tebal Menyelimuti Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada Kamis
-
KPK Kembangkan Kasus Suap Bupati Bekasi Ade Kuswara, Sprindik Baru Terbit
-
FIBA 3x3 Beijing Challenger 2026 Manghadirkan Tim Unggulan Dunia
-
Kontingen Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.