- Home
-
- Luar Negeri
-
- Indonesia Paparkan Keberha...
Indonesia Paparkan Keberhasilan ASEAN Eratkan Kemitraan Asia Tenggara di Tengah Dinamika Global
Minggu, 27 Sep 2026, 06:38 WIBNEW YORK - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI) Sugiono menyoroti keberhasilan ASEAN dalam mengeratkan kemitraan dan menjaga ketahanan kawasan Asia Tenggara di tengah dinamika global.
"Selama enam dasawarsa lebih, ASEAN mengelola perbedaan, menjaga komunikasi, dan terus mencari jalan bersama. Inilah kekuatan dari persatuan dan Sentralitas ASEAN,â kata Sugiono dalam pernyataan nasional Indonesia yang disampaikan di hadapan Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Sabtu (26/9) waktu setempat.
Sebagaimana dipantau di Jakarta, Minggu, Sugiono mengatakan Asia Tenggara merupakan ekonomi terbesar kelima di dunia yang didukung oleh populasi usia produktif terbesar sedunia serta ekonomi digital yang berkembang pesat.
Dengan kondisi tersebut, ASEAN menjadi pemersatu bangsa-bangsa di Asia Tenggara meski dengan sejarah, sistem politik, tingkat pembangunan, dan kepentingan nasional yang berbeda-beda.
âKami tak selamanya satu kata, tetapi kami telah membuat pilihan yang jelas, yaitu untuk selalu bersama. Kami juga memilih terus berdialog meski kesepakatan tak mudah dicapai,â ujar Menlu RI Sugiono.
Menurut dia, keberhasilan menjaga prinsip Sentralitas ASEAN memungkinkan organisasi terlibat dengan semua mitra dan memberi ruang untuk menjaga dialog dan kerja sama di tengah kompetisi yang semakin meruncing.
Namun demikian, Sugiono menilai upaya membangun kawasan yang tangguh harus dibarengi dengan kemampuan organisasi terus beradaptasi dengan dinamika masa kini.
âASEAN harus terus berevolusi supaya tetap sesuai dengan tujuannya dan bermanfaat bagi rakyat dan kawasan yang lebih luas lagi,â kata Menlu RI.
Dalam kesempatan yang sama, dia menyampaikan kontribusi konsisten Indonesia dalam mewujudkan ketahanan di kawasan Asia Tenggara berpancang dari keberhasilan Indonesia merealisasikan ketahanan nasional terlebih dahulu.
âKetahanan nasional kami mendukung dan melengkapi kawasan yang stabil, damai, dan terprediksi,â tutur Sugiono.
Menlu RI mengatakan intisari dari ketahanan nasional terletak pada rakyat yang hidupnya terjamin di berbagai lini, sehingga Indonesia akan terus memperjuangkan ketahanan pangan dan memperkuat ketahanan energi.
Di samping menjaga kualitas hidup masyarakat, upaya Indonesia mewujudkan ketahanan nasional juga dilakukan dengan memupuk persatuan dalam perbedaan serta penghargaan terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM), kata dia.
Kehadiran Indonesia dalam Sidang Majelis Umum PBB pada 2026 diwakili Menlu Sugiono sebagai kepala delegasi Indonesia yang sudah hadir di New York sejak Senin (21/9). Sebelum menyampaikan pernyataan nasionalnya pada Sabtu, Sugiono telah berpartisipasi dalam berbagai pertemuan tingkat tinggi maupun pertemuan bilateral.
- Keberhasilan
- ASEAN
- Indonesia
- Dinamika Global
- Eratkan Kemitraan di Asia Tenggara
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
DPRD DKI Minta Warga Lokal Dilibatkan dalam Transformasi Transjakarta
-
Bencana Bisa Datang Kapan Saja, PABI Siapkan Dokter Bedah untuk Kondisi Darurat
-
Pengakuan Elkan Baggott soal Indonesia Ini Bikin Fans Timnas Tersentuh
-
Absurd Banget! Pria Nekat Rampok Pegadaian di Kebon Jeruk Pakai Pistol Mainan, Gara-gara Terlilit Utang!
-
Lima Gol Tercipta! Spanyol Sukses Bungkam Inggris dalam Duel Sengit
-
Sedikitnya 56 Orang Tewas dalam Bencana Banjir di India Utara
-
Bukan Cuma Hiburan, Film Jadi Mesin Uang Baru Jakarta: BI Ungkap Strateginya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.