- Home
-
- Luar Negeri
-
- Konflik AS-Iran Berpotensi...
Konflik AS-Iran Berpotensi Merembet ke Samudra Hindia
Jumat, 25 Sep 2026, 01:02 WIBTEHERAN - Serangan baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dapat membuat konflik militer meluas dari Teluk Persia dan Laut Merah hingga Samudra Hindia, kata penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Yahya Rahim Safavi, Kamis (24/9).
"Setelah konflik meluas dari Teluk Persia dan Selat Hormuz hingga ke Laut Merah, respons terhadap tahap berikutnya dari kemungkinan perang dengan AS dapat memperluas front hingga Samudra Hindia dan wilayah lainnya," kata Safavi kepada kantor berita Iran, Defa Press.
Safavi mengatakan angkatan bersenjata Iran telah mempersiapkan diri menghadapi skenario terburuk jika AS dan Israel berupaya mengganggu kepentingan nasional Iran.
AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu serangan balasan. Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan, tetapi konflik kembali berlanjut. Hingga kini, konflik tersebut belum terselesaikan.
Eskalasi konflik membuat lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz hampir terhenti. Kondisi tersebut berdampak pada pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair serta mendorong kenaikan harga bahan bakar secara global. Ant
- Samudra Hindia
- Iran
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Film "Oasis: Don't Look Back In Anger" Jadwal Tayang di Bioskop Indonesia, Catat Tanggalnya!
-
Mantan Gelandang Arsenal Aaron Ramsey Pensiun di Usia 35 Tahun
-
Hari Ini 60 Negara Mitra Amerika Dikenai Tarif Baru, Termasuk Tiongkok
-
Pemprov DKI Bakal Segel Gedung yang Abaikan Sertifikat Laik Fungsi
-
Kremlin Buka Suara: Trump Tak Minta Gencatan Senjata Saat Hubungi Putin Soal Ukraina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.