Barcelona Cari Dua Sumber Dana Baru untuk Rampungkan Renovasi Camp Nou

Jumat, 25 Sep 2026, 00:45 WIB

MADRID – Barcelona tengah menjajaki dua sumber pendanaan baru untuk menutup kebutuhan biaya renovasi Stadion Camp Nou yang terus membengkak. Kedua skema pembiayaan tersebut akan berbentuk penempatan utang dengan jaminan pendapatan masa depan klub.

Dalam rapat umum klub pada Sabtu lalu, para anggota Barcelona menyetujui tambahan pembiayaan sebesar 510 juta euro (sekitar 10,3 triliun rupiah) untuk menyelesaikan proyek renovasi Camp Nou sekaligus menutup kekurangan pendapatan akibat molornya pengerjaan stadion.

Ket. Foto: Ilustrasi renovasi Camp Nou. — Sumber: Barcelona

Barcelona akan membagi tambahan pembiayaan tersebut ke dalam dua skema berbeda.

Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, sebanyak 300 juta euro akan diperoleh melalui utang pembiayaan proyek yang disusun lewat dana sekuritisasi yang selama ini digunakan untuk membiayai renovasi stadion.

Pinjaman tersebut akan dilunasi menggunakan pendapatan Camp Nou pada masa mendatang, terutama dari area VIP hospitality baru yang akan dibangun di stadion. Skema ini memiliki tenor hingga 30 tahun.

Dana 300 juta euro tersebut hanya boleh digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan renovasi Camp Nou. Jaminannya berupa pendapatan stadion, bukan aset milik Barcelona.

Sumber tersebut mengatakan pembicaraan dengan sejumlah calon investor telah dilakukan. Proses tersebut ditangani oleh Goldman Sachs.

Goldman Sachs menolak memberikan komentar, sementara Barcelona belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait rencana pendanaan tersebut.

Secara terpisah, Barcelona juga telah menyiapkan pembiayaan hingga 210 juta euro dalam bentuk utang senior yang dijamin oleh pendapatan hak siar televisi dari kompetisi LaLiga dan UEFA.

Pembiayaan tersebut akan diterbitkan dalam bentuk media notes dengan tenor 10 tahun.

Skema kedua secara khusus ditujukan untuk menutup kesenjangan arus kas yang muncul akibat keterlambatan proyek renovasi Camp Nou. Penundaan tersebut berdampak terhadap proyeksi pendapatan Barcelona.

Pembiayaan 210 juta euro itu akan dibagi menjadi dua penerbitan masing-masing senilai 105 juta euro. Salah satunya telah ditempatkan pada Juli, sedangkan penerbitan kedua ditargetkan berlangsung sebelum akhir 2026.

Dengan demikian, Barcelona secara keseluruhan tengah mengatur tambahan pembiayaan sebesar 510 juta euro melalui dua jalur: 300 juta euro berbasis pendapatan stadion dan 210 juta euro yang dijamin pendapatan hak siar.

Barcelona memulai renovasi Camp Nou pada 2023. Proyek tersebut semula ditargetkan rampung pada 2026. Renovasi besar-besaran itu mencakup pembangunan atap yang akan menutupi seluruh stadion. Sebelumnya, atap hanya menaungi tribun utama. Setelah proyek selesai, kapasitas Camp Nou juga akan meningkat menjadi sekitar 105.000 penonton.

Namun, jadwal penyelesaian kembali mengalami perubahan.

Dalam rapat umum klub, Wakil Presiden Barcelona Ferran Olivé mengatakan pekerjaan renovasi stadion baru akan sepenuhnya selesai pada musim 2028/29.

Barcelona juga diperkirakan harus kembali menggunakan Stadion Olimpiade Montjuic pada paruh pertama musim 2027/28. Hal itu dilakukan ketika pengerjaan atap Camp Nou memasuki tahap akhir.

Olivé mengatakan Barcelona saat ini menganggarkan kemungkinan kembali ke Camp Nou pada Januari 2028, meski kepulangan tersebut masih mungkin dilakukan lebih awal apabila proses konstruksi berjalan lebih cepat dari perkiraan.

Olivé bersama Presiden Barcelona Joan Laporta sebelumnya mengaitkan kenaikan biaya serta persoalan rantai pasok yang berkontribusi terhadap keterlambatan proyek dengan dampak konflik di Ukraina dan perkembangan ekonomi global.

Mundurnya jadwal renovasi bukan hanya memperpanjang waktu pengerjaan stadion, tetapi juga menimbulkan tekanan terhadap proyeksi pendapatan klub. Kondisi tersebut membuat Barcelona harus mencari tambahan sumber pembiayaan untuk memastikan proyek Camp Nou dapat terus berjalan hingga selesai.

Dengan dua skema utang baru tersebut, Barcelona berupaya memperoleh likuiditas tanpa menjadikan aset klub sebagai jaminan utama. Pendapatan masa depan dari stadion serta hak siar menjadi sumber pembayaran untuk memenuhi kewajiban pembiayaan tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.