Kementan Perkuat Pengendalian PMK di NTB, Vaksinasi dan Biosekuriti Diperketat.
📅 Jumat, 25 Sep 2026, 13:17 WIB | Oleh: Yebdi TrismarKementan bersama pemerintah daerah mengimbau peternak agar tidak langsung mencampurkan ternak yang baru dibeli dengan ternak lainnya. Pemeriksaan kesehatan dan penerapan biosekuriti perlu dilakukan sebelum ternak digabungkan dengan populasi yang sudah ada.
Peternak juga diminta segera melaporkan perubahan kondisi atau gejala penyakit pada ternak kepada petugas kesehatan hewan atau dinas peternakan setempat. Pemeriksaan diperlukan agar penyebab penyakit dapat dipastikan dan penanganannya diberikan secara tepat.
Melalui vaksinasi, surveilans, pengawasan lalu lintas ternak, biosekuriti, dan pemeriksaan laboratorium, Kementan bersama pemerintah daerah terus memperkuat perlindungan kesehatan ternak sekaligus menjaga keberlanjutan usaha peternak di NTB.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!