Konflik Memanas, Houthi Serang Ibu Kota Arab Saudi dan Fasilitas Produksi Minyak Aramco

Minggu, 20 Sep 2026, 14:37 WIB

DOHA - Kelompok bersenjata Houthi, yang saat ini menguasai wilayah utara Yaman, Sabtu (19/9) menyatakan telah melancarkan dua operasi militer yang menyasar sejumlah target di Arab Saudi.

Serangan itu menargetkan ibu kota Arab Saudi, Riyadh, serta fasilitas pengolahan minyak yang dioperasikan oleh perusahaan milik pemerintah Saudi, Aramco, di wilayah barat negara tersebut.

Ket. Foto: Arsip Foto - Peluncuran sebuah pesawat nirawak (drone) yang diduga diarahkan ke Mocha, Yaman, Minggu (9/8/2026). — Sumber: Antara/Xinhua/Houthi Media Center

"Operasi militer pertama diarahkan pada fasilitas-fasilitas strategis yang penting di ibu kota Saudi, Riyadh, dan operasi kedua menyasar fasilitas Aramco di Yanbu," ungkap juru bicara militer Houthi Yahya Saree melalui aplikasi pesan Telegram.

Sementara itu, juru bicara Koalisi Arab Mayor Jenderal Turki Al-Maliki menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah menembak jatuh sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi pada Sabtu pagi (19/9).

"Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi ke arah kota Riyadh pada Sabtu subuh," demikian tulis pernyataan tersebut.

Sebelumnya, sejumlah media juga melaporkan adanya kebakaran besar pada sebuah fasilitas penyimpanan bahan bakar di dekat bandara di Riyadh.

Dalam pemberitaan terpisah disebutkan sejumlah ledakan terdengar di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, menyusul peringatan serangan udara, lapor stasiun TV Al Araby, Sabtu.

Beberapa ledakan terjadi di Provinsi Riyadh untuk pertama kalinya sejak konflik antara Arab Saudi dan pemberontak Houthi dari Yaman pecah pada pertengahan Juli, lapor media penyiaran itu.

Ledakan juga terdengar di Provinsi terdekat, Al-Kharj.

Sebelumnya pada Kamis (17/9) seorang warga negara Yaman tewas dan seorang lainnya terluka akibat serpihan pesawat nirawak (drone) yang jatuh di Provinsi Taif di Arab Saudi barat. Dalam insiden itu, seorang warga Arab Saudi juga terluka, kata Dinas Pertahanan Sipil Saudi.

Sejumlah bangunan dan kendaraan juga mengalami kerusakan dalam insiden tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.