- Home
-
- Luar Negeri
-
- Donald Trump: Iran Hubungi...
Donald Trump: Iran Hubungi AS, Perang Mendekati Akhir
Jumat, 18 Sep 2026, 01:00 WIBWashington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran telah menghubungi Washington secara langsung dan ingin mencapai kesepakatan, seraya menyebut perang yang sedang berlangsung kini mendekati akhir.
Ketika ditanya mengenai fase perang yang dihadapi AS, Trump mengatakan, âMudah-mudahan kita sudah mendekati akhir perang.â
âMereka ingin membuat kesepakatan, dan kita lihat saja bagaimana hasilnya nanti,â kata Trump kepada wartawan setelah mendarat di North Carolina, Rabu (17/9).
Saat ditanya apakah komunikasi tersebut disampaikan secara langsung atau melalui perantara, Trump mengatakan dirinya mendapat kabar langsung dari pihak Iran.
Dikutip dari Antara, pernyataan Trump disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan AS dan Iran terkait Selat Hormuz. Kedua negara sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman pada Juni yang mengantisipasi pembukaan kembali jalur perairan strategis tersebut sebagai langkah awal menuju kesepakatan damai yang lebih luas.
AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada Februari dengan menargetkan gedung pemerintah, lokasi militer, infrastruktur rudal, dan pertahanan udara. Serangan tersebut kemudian memicu serangan rudal dan drone Iran terhadap Israel serta pangkalan-pangkalan AS di berbagai wilayah.
Konflik selanjutnya meluas ke kawasan regional, sementara upaya diplomatik untuk mengakhiri permusuhan terus berlangsung.
Di tengah situasi tersebut, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi di Beijing pada Rabu.
Wang mendorong Iran dan AS untuk kembali pada Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad serta membangun kembali mekanisme negosiasi berdasarkan konsensus yang telah dicapai.
Menurut Wang, konflik AS dan Iran yang berkepanjangan tidak sesuai dengan kepentingan bersama pihak-pihak yang terlibat maupun komunitas internasional.
Tiongkok mendorong Iran dan AS tetap rasional dan menahan diri, segera kembali pada MoU Islamabad, serta melakukan konsultasi substantif mengenai isu-isu yang menjadi perhatian masing-masing pihak.
Wang juga menyatakan Tiongkok mendukung dialog antara Iran dan negara-negara Teluk, serta mendorong kedua pihak saling menghormati kedaulatan wilayah dan keamanan nasional masing-masing dengan tetap menjaga kepentingan bersama di kawasan.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Eko S, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
AS Hancurkan Tiga Tanker Minyak Iran, Selat Hormuz Kembali Membara
-
Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan
-
Wamenkomdigi Ungkap Tantangan “AI” dalam Peradilan
-
Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman
-
Supercar Listrik China Mulai Menggila, Bos Lamborghini Justru Beri Pernyataan Mengejutkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.