Harga BBM Meroket, Prancis Pastikan Pasokan Minyak Tetap Aman

Kamis, 17 Sep 2026, 16:07 WIB

JENEWA - Prancis berupaya mengamankan pasokan minyak dan mengurangi tekanan terhadap harga bahan bakar di tengah ketegangan yang berpengaruh terhadap pasar energi, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron, Rabu (16/9).

"Ketika minyak berada di bawah tekanan, harga di pompa bahan bakar pun naik. Saya tahu apa artinya itu bagi rakyat Prancis," kata Macron dalam unggahan di platform X.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Ludovic MARIN

Setelah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri (PM) Irak Ali Falih al-Zaidi pada awal pekan ini, Macron pun telah berbicara Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al Thani pada Rabu.

Macron mengatakan prioritasnya saat ini adalah memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, melindungi infrastruktur energi negara-negara mitra, serta memastikan produksi minyak tetap berlangsung.

"Penting untuk menjamin pasokan kami," katanya.

Dia pun menambahkan Prancis bekerja sama dengan mitra koalisi dalam upaya memastikan kebebasan navigasi melalui jalur perairan Selat Hormuz.

Prancis juga berupaya membuka rute alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz dan memperkuat keamanan pasokan, ucapnya.

"Semakin banyak jalur untuk mengangkut minyak berarti semakin kecil ketergantungan. Ketergantungan yang lebih kecil berarti keamanan yang lebih besar; dan keamanan yang lebih besar berarti tekanan yang lebih kecil terhadap harga. Mengatasi ketegangan. Menjamin pasokan minyak. Meredakan tekanan terhadap harga di pompa bahan bakar. Itu adalah bagian dari upaya melindungi masyarakat Prancis," jelasnya.

Harga bahan bakar di seluruh dunia, termasuk Prancis, meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir akibat gangguan terkait konflik di Timur Tengah, dengan harga bensin dan solar mencapai rekor tertinggi.

Kelompok Houthi di Yaman, yang kembali terlibat pertempuran dengan pasukan pemerintah pada Juli, dilaporkan mengalami kemajuan dalam beberapa waktu terakhir.

Houthi pun dilaporkan menguasai Bab el-Mandeb, selat sempit yang menjadi jalur penting bagi ekspor minyak mentah Arab Saudi setelah Iran membatasi pelayaran melalui Selat Hormuz. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.