DPRD DKI Usul Air Laut Diolah Jadi Air Bersih Antisipasi Kekeringan

Kamis, 17 Sep 2026, 15:51 WIB

JAKARTA -- Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengantisipasi potensi kekurangan air bersih akibat kekeringan dengan mengolah air laut menjadi air bersih melalui teknologi desalinasi.

“Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi ya, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar. Saya kira itu juga harus sudah mulai dicoba dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan Jakarta ini kekurangan air bersih,” kata Suhud di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis.

Ket. Foto: Sejumlah personel BPBD Jakarta Selatan mengisi tanki air milik warga yang terdampak kekeringan di Cilandak Barat, Jakarta, Rabu (16/9). — Sumber: ANTARA/Muhammad Iqbal

Suhud menilai potensi kekeringan perlu disikapi secara serius. Sebab, kondisi tersebut dapat berlangsung dalam waktu yang cukup panjang dan berdampak pada aktivitas masyarakat.

Untuk itu, Suhud meminta langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.

Suhud berharap langkah tersebut tidak dilakukan ketika Jakarta sudah mengalami kekurangan air bersih, namun dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

“Memang harus diantisipasi ya. Kemarin kan ada level awas dari BPBD. Nah saya kira ini harus disikapi serius karena kekeringan ini kan tidak bisa dihindari, panjang,” jelas Suhud.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk sejumlah wilayah di Jakarta.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah Jakarta masuk kategori “Awas” kekeringan pada Dasarian II atau periode 11-20 September 2026.

Lima wilayah yang masuk status tersebut yakni Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.