- Home
-
- Megapolitan
-
- Cilandak Kekeringan! Warga...
Cilandak Kekeringan! Warga Andalkan Air Mushala dan Galon untuk Kebutuhan Sehari-hari
Rabu, 16 Sep 2026, 19:52 WIBJAKARTA - Sejumlah warga di RT 10/RW 02, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, mengandalkan air mushala dan galon untuk kebutuhan sehari-hari akibat kekeringan yang berlangsung selama satu bulan terakhir.
"Selama sebulan kemarin, saya ambil air dari mushala. Saya bolak balik buat ambil air, buat keperluan sehari-hari," kata warga bernama Sri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/9).
Dia mengatakan kondisi kekeringan membuat warga harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, mulai dari mengambil air dari mushala hingga membeli air galon isi ulang.
Dia menyebutkan kekeringan di lingkungan tempat tinggalnya sudah berlangsung selama sekitar satu bulan.
Oleh sebab itu, dia harus bolak-balik dari rumah menuju mushala sambil membawa sejumlah ember dan galon untuk menampung air.
"Ini sudah sebulan lah kira-kira kekeringannya. Alhamdulillah, sekarang ada bantuan dari pemerintah, membantu banget," ucap Sri.
Senada, kesulitan air bersih juga dirasakan warga lainnya, Nia. Ia mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air galon isi ulang setiap hari.
Nia mengakui dalam sehari, ia bisa membeli lima hingga tujuh galon air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama kekeringan.
"Selama kekeringan, saya beli galon isi ulang terus. Setiap hari tuh beli lima sampai tujuh galon lah. Lumayan kan, satu galon Rp7 ribu. Pengeluaran tak terduga kan jadinya," ungkap Nia.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang kesulitan air bersih dapat melapor melalui layanan Jakarta Siaga 112 agar segera ditindaklanjuti dan mendapatkan bantuan air bersih. Ant
- Darurat Kekeringan
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
184 Ribu Warga Jateng Terdampak Kekeringan, PU Distribusikan Air Bersih ke 24 Kabupaten
-
Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan
-
Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi
-
Polisi Periksa Dua Warga Kotim terkait Dugaan Pembakaran Lahan
-
KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.