TPHP Cengkareng Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata, Ini Respons Pedagang

Selasa, 22 Sep 2026, 08:35 WIB

JAKARTA - Tempat Promosi Hasil Perikanan (TPHP) Cengkareng di Jalan Cendrawasih I, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, direncanakan akan menjadi destinasi wisata. 

Untuk mewujudkannya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta akan merevitalisasi bangunan dan kawasan TPHP Cengkareng dengan melibatkan investor atau pihak ketiga.

Ket. Foto: Tempat Promosi Hasil Perikanan (TPHP) Cengkareng di Jalan Cendrawasih I, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat — Sumber: Beritajakarta

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan, di TPHP Cengkareng terdapat 39 pelaku usaha ikan hias yang aktif berjualan di lokasi itu. Saat ini, kondisinya tidak seramai dahulu lantaran banyak konsumen membeli melalui daring.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Sudin Parekraf Jakarta Barat dan Pemerintah Kota Jakarta Barat agar kita bisa bersama-sama mengembangkan kawasan ini. Karena potensi ekonomi dan pariwisatanya juga sangat besar sekali," katanya.

Dikatakan Hasudungan, sebagai tahap awal pihaknya akan mendorong jajaran KPKP Jakarta Barat melaksanakan berbagai kegiatan seperti sterilisasi, Safari Gemar Ikan dan kegiatan-kegiatan lainnya di TPHP Cengkareng. 

"Diharapkan ini bisa membantu promosi dan pengenalan TPHP Cengkareng ke masyarakat luas," jelasnya.

Selain itu, lanjut Hasudungan, pihaknya juga akan berencana menginventarisir bangunan untuk mengetahui detail kondisi gedung. Karena, sejak dibangun 2011 silam, bangunan TPHP Cengkareng belum tersentuh renovasi.

"Kami harapkan nanti ada investor tertarik bekerjasama untuk mempromosikan atau membangun dan mengembangkan TPHP Cengkareng. Ini masih tahap awal ya, mudah-mudahan skemanya nanti seperti itu," tegasnya.

Ketua Asosiasi Pedagang Ikan Hias Cengkareng (APIC), Brian Gautama menambahkan, gedung TPHP dibangun pada 2010 dan mulai ditempati pada 2011. Selama itu, ungkap Brian, bangunan belum pernah dilakukan perawatan sehingga beberapa bagian atap, kantin dan musala mengalami kerusakan.

"Kami memohon pihak terkait lebih memperhatikan lagi kelayakan gedung, fasilitas sarana dan prasarananya agar tempat ini bisa diakses dengan mudah masyarakat," tandasnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.