Tekanan Fiskal Mengintai, Menkeu Suahasil Tegaskan Komitmen Jaga Keuangan Negara
Selasa, 15 Sep 2026, 09:25 WIBJAKARTA â Menjaga kesehatan keuangan negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi semakin penting di tengah tekanan ekonomi global dan meningkatnya kebutuhan pembiayaan pembangunan.
APBN bukan sekadar instrumen belanja pemerintah, tetapi fondasi untuk menjaga stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat, serta kepercayaan investor.
Karena itu, setiap pelebaran defisit, kenaikan utang, maupun kebijakan belanja harus dikelola secara hati-hati agar ruang fiskal tetap terjaga dan negara tidak kehilangan kemampuan merespons gejolak ekonomi di masa mendatang.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmen untuk menjaga keuangan negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dia pun memastikan APBN akan terus dijaga untuk menjadi instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.
Suahasil dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9), menjelaskan dirinya menerima mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan tugas sebagai Menteri Keuangan hingga akhir masa Kabinet Merah Putih 2024-2029.
âDapat tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, (dan) bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,â kata Suahasil.
Menkeu Suahasil menjelaskan manfaat APBN bagi masyarakat dan perekonomian diwujudkan melalui berbagai aktivitas ekonomi, antara lain konsumsi masyarakat, investasi, pengeluaran pemerintah, serta kegiatan ekspor.
Dengan pengelolaan keuangan negara yang baik, APBN diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Indonesia.
Menkeu Suahasil juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk melanjutkan pelaksanaan tugas masing-masing dan bersama-sama menjaga kredibilitas institusi.
âKita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia,â ujarnya.
Suahasil mulai memimpin Kementerian Keuangan pada sore hari ini dengan melanjutkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Kementerian Keuangan dalam mengelola keuangan negara untuk mendukung perekonomian dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dalam seremoni di Istana Negara, Jakarta, Senin.
Suahasil dilantik sebagai Menkeu yang baru sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024â2029 yang ditetapkan pada 14 September 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Suahasil merupakan Menteri Keuangan ketiga di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan sebelumnya, yaitu Purbaya dilantik pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani.
Suahasil mulai menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019 dalam Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo. Ia kemudian kembali dilantik pada posisi yang sama untuk Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto periode 2024-2029 pada 21 Oktober 2024.
- Menteri Keuangan Suahasil Nazara
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Arsenal Awali Misi Pertahankan Gelar, Liga Inggris Memasuki Era Baru
-
Riset Bank DBS Indonesia Ungkap Tantangan dan Strategi Transisi Keberlanjutan di Lima Sektor Strategis
-
Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu
-
Utang AS Lampaui 40 Triliun Dollar, Rekor Tertinggi dalam Sejarah
-
Mau Bayar PKB? Samsat Keliling Hari Ini Ada di 14 Lokasi Jadetabek
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.