Njajan Fest 2026 Raup Rp2,56 Miliar, Kuliner Rembang Makin Menggeliat

Senin, 05 Okt 2026, 19:45 WIB

REMBANG – Gelaran "Njajan Fest 2026" di Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini Rembang, Jawa Tengah, mencatat total transaksi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp2,56 miliar.

"Kegiatan yang berlangsung pada 2-4 Oktober 2026 tersebut menggandeng 150 pelaku UMKM, khususnya dari sektor kuliner lokal," kata Ketua panitia kegiatan Njajan Fest Mohammad Gufron di Rembang, Senin (5/10).

Ket. Foto: Pengunjung festival jajanan terbesar di Kabupaten Rembang “Njajan Fest 2024” di halaman Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini Rembang, Jawa Tengah. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Rembang.

Ia menyebutkan festival kuliner dan hiburan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan pengunjung memadati kawasan TRP Kartini selama kegiatan berlangsung.

"Total transaksi UMKM kami mencapai Rp2,56 miliar. Ini tentu catatan yang luar biasa mengingat event ini tanpa APBD. Kami disupport penuh oleh Semen Gresik. Saya rasa warga Rembang patut berbangga," ujarnya.

Sebanyak 113 tenda kuliner disiapkan dalam kegiatan tersebut. Ratusan tenant menawarkan beragam makanan dan minuman kepada pengunjung yang datang menikmati suasana festival.

Selain kuliner, Njajan Fest 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni, ajang pencarian bakat, serta permainan tradisional.

Pembukaan festival diawali dengan kirab gunungan produk UMKM, kemudian dilanjutkan pentas seni dari Sanggar Seni Singo Wahyu Wibowo.

Dalam gelaran tersebut juga disiapkan enam panggung pertunjukan dan sembilan ajang pencarian bakat. Sejumlah kesenian dan hiburan yang ditampilkan antara lain reog, barongan, orkes keroncong, dan band.

Njajan Fest 2026 mengusung tema "Lorong Waktu" yang menjadi simbol upaya menghidupkan kembali kenangan masa kejayaan TRP Kartini sebagai salah satu destinasi wisata yang pernah ramai dikunjungi masyarakat.

Melalui festival tersebut, TRP Kartini diharapkan kembali menjadi ruang rekreasi dan hiburan yang menarik bagi masyarakat Rembang maupun wisatawan dari luar daerah.

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan yang diprakarsai PT Semen Gresik tersebut juga menjadi ruang promosi bagi produk UMKM lokal.

Njajan Fest tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga dan menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM agar dapat naik kelas.

Gufron mengingatkan sejak awal agar para pelaku usaha kuliner tetap menjual produk dengan harga yang wajar selama festival berlangsung, sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai sajian yang ditawarkan.

Ia menambahkan selama festival berlangsung pengunjung tidak dikenakan tarif masuk atau gratis. Kebijakan tersebut diharapkan semakin mendorong masyarakat untuk datang dan menikmati berbagai kegiatan yang disiapkan.

Dengan konsep tersebut, Njajan Fest 2026 tidak hanya menjadi festival kuliner, tetapi juga menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi lokal, mempromosikan UMKM, serta memberikan kesempatan bagi seniman dan pelaku seni daerah untuk tampil.

Festival tersebut sekaligus diharapkan mampu menghidupkan kembali suasana keramaian TRP Kartini dan mendorong kawasan wisata tersebut menjadi salah satu tujuan rekreasi masyarakat di Kabupaten Rembang.

  • Njajan Fest

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.