• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pintu Futures Lite Bidik T...

Pintu Futures Lite Bidik Trader Pemula, Tawarkan Leverage hingga 25 Kali

Rabu, 19 Agu 2026, 12:05 WIB

JAKARTA – PT Pintu Kemana Saja (Pintu) meluncurkan Pintu Futures Lite, fitur trading derivatif crypto dengan tampilan sederhana dan alur transaksi yang dirancang lebih ringkas. Fitur tersebut ditujukan untuk memperluas akses trading derivatif bagi pengguna pemula hingga menengah di Indonesia.

Pintu Futures Lite tersedia di aplikasi Pintu sebagai alternatif dari Pintu Futures Pro yang menawarkan fitur serta pengalaman trading tingkat lanjut (advanced). Kehadiran fitur baru ini menjadi bagian dari strategi Pintu untuk mendorong adopsi perdagangan derivatif crypto dengan mengutamakan kemudahan penggunaan.

Ket. Foto: Pintu Futures Lite. Fitur ini dengan transaksi tiga langkah dan leverage hingga 25 kali ini untuk memperluas akses trading derivatif crypto di Indonesia. — Sumber: Pintu

Direktur Utama Pintu, Andy Putra, mengatakan bahwa Pintu Futures Lite dirancang sebagai pintu masuk bagi pengguna yang ingin mengenal trading derivatif dengan sistem leverage.

“Pintu menghadirkan fitur Pintu Futures Lite sebagai pintu masuk bagi trader pemula maupun menengah yang ingin memulai trading derivatif crypto menggunakan leverage,” kata Andy melalui keterangannya pada hari Rabu (19/8).

Menurutnya, pengguna dapat membuka posisi Long ketika memperkirakan harga aset akan naik, atau Short ketika memperkirakan harga akan turun. Fitur tersebut juga dilengkapi mekanisme pengelolaan risiko seperti Isolated Margin, Take Profit, dan Stop Loss.

“Melalui Pintu Futures Lite, trader dapat membuka posisi Long atau Short dalam tiga langkah mudah dengan tetap mengedepankan pengelolaan risiko,” ujarnya.

Transaksi dalam Tiga Langkah

Pintu Futures Lite mengusung antarmuka yang lebih sederhana dengan alur transaksi dalam tiga tahap.

Pada tahap pertama, pengguna menentukan arah posisi, yakni Long atau Short. Selanjutnya, pengguna memasukkan jumlah margin dan menentukan besaran leverage melalui slider yang tersedia. Leverage yang ditawarkan mencapai maksimal 25 kali dari modal awal dan dapat disesuaikan dengan toleransi risiko masing-masing pengguna.

Setelah posisi dibuka, sistem akan menampilkan status posisi secara real-time. Pengguna kemudian dapat mengatur Take Profit dan Stop Loss melalui halaman detail posisi yang sedang aktif.

Pintu menilai alur tersebut dapat mempermudah pengguna yang baru mengenal instrumen derivatif crypto, terutama karena seluruh proses transaksi dirancang dalam antarmuka satu layar (single-screen) yang lebih ringkas.

Andy menambahkan, kombinasi antara leverage yang dapat disesuaikan, fitur manajemen risiko, dan tampilan yang ramah pengguna menjadi keunggulan utama Pintu Futures Lite.

“Kami meyakini kemudahan yang kami tawarkan melalui Pintu Futures Lite dapat mendorong peningkatan adopsi dan inklusi terhadap trading derivatif crypto,” ujarnya.

Pasar Derivatif Crypto Terus Tumbuh

Peluncuran Pintu Futures Lite berlangsung di tengah tren perdagangan derivatif crypto global yang menunjukkan aktivitas lebih besar dibandingkan pasar spot.

Mengacu pada 2026 Q2 Crypto Industry Report dari CoinGecko, volume perdagangan derivatif crypto global pada kuartal II-2026 mencapai sekitar US1,95 triliun pada periode yang sama.

Di Indonesia, data bursa kripto CFX menunjukkan perdagangan pasar derivatif telah mencapai Rp4,4 triliun per April 2026. Perkembangan ini menjadi salah satu indikator meningkatnya minat terhadap perdagangan derivatif crypto, meskipun instrumen berbasis leverage memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan transaksi spot.

Oleh karena itu, Pintu menekankan pentingnya pemahaman dan pengelolaan risiko bagi pengguna sebelum bertransaksi futures. Andy menyampaikan bahwa ke depannya perusahaan akan terus mengembangkan fitur edukasi yang terintegrasi serta memperluas pilihan aset digital yang dapat diperdagangkan melalui Pintu Futures Lite.

“Kami optimistis kehadiran Pintu Futures Lite dapat mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia untuk memahami instrumen derivatif crypto secara bertahap dan bertanggung jawab,” kata Andy.

Ia juga mengimbau bahwa trading futures dengan leverage tetap memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kehilangan seluruh modal. Pengguna disarankan untuk selalu melakukan riset mandiri atau Do Your Own Research (DYOR) serta menerapkan manajemen risiko yang disiplin.

Sebagai informasi, Pintu merupakan perusahaan penyedia platform investasi aset crypto yang berizin resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  • OJK
  • Cryptocurrency
  • Pintu
  • teknologi finansial (tekfin)
  • Trading crypto
  • Leverage
  • Fintech Indonesia
  • Pintu Futures Lite
  • Derivatif Crypto
  • Aset Crypto
  • Trading Futures
  • Trader Pemula
  • Pasar Crypto
  • CFX

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.