Bukan Sekadar Teknologi! Undip dan Chiba University Kembangkan IoT Berkelanjutan

Sabtu, 03 Okt 2026, 15:05 WIB

SEMARANG - Sekolah Vokasi (SV) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggandeng Chiba University, Jepang, dalam melakukan inovasi Internet of Things (IoT) secara berkelanjutan, salah satunya lewat kegiatan World Class University (WCU) Visiting Professor.

Dekan SV Undip Prof. Dr. Ir. Budiyono, di Semarang , Sabtu, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat, mulai dari Artificial Intelligence, IoT, otomasi hingga robotika harus berjalan beriringan dengan upaya mewujudkan keberlanjutan.

Ket. Foto: Dekan Sekolah Vokasi Undip Prof Budiyono bersama Prof. Hao Liu dari Chiba University Jepang. — Sumber: Antara foto/HO Undip

Menurut dia, tantangan bagi pendidikan tinggi saat ini bukan hanya bagaimana menghasilkan teknologi yang semakin maju, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut memberikan manfaat bagi manusia dan masa depan yang berkelanjutan.

Ia juga menegaskan karakter pendidikan vokasi yang tidak berhenti pada penguasaan pengetahuan.

Mahasiswa vokasi perlu mampu menerjemahkan pengetahuan dan teknologi menjadi kompetensi untuk menyelesaikan persoalan nyata.

Prinsip tersebut menjadi penting ketika perkembangan AI, IoT, otomasi, dan berbagai teknologi baru berlangsung semakin cepat.

Oleh karena itu, kata dia, pembelajaran vokasi harus terus terhubung dengan perkembangan teknologi, kebutuhan industri, penelitian terapan, dan jejaring akademik global.

Ia menambahkan bahwa perjalanan menuju World-Class Vocational School tidak semata-mata diukur dari pengakuan internasional.

Melalui kolaborasi internasional, mahasiswa dan dosen memperoleh kesempatan untuk bertukar pengetahuan, memperluas perspektif, membangun penelitian bersama, serta berinteraksi dengan akademisi dan institusi dari berbagai negara.

Sementara itu, Prof. Hao Liu dari Chiba University yang hadir langsung pada World Class University (WCU) Visiting Professor menyambut baik kolaborasi yang telah terbangun dengan SV Undip.

Menurut dia, pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi menjadi bagian penting dalam pengembangan teknologi dan inovasi.

Apalagi, kata dia, ketika tantangan yang dihadapi dunia semakin kompleks dan membutuhkan kolaborasi lintas negara serta lintas disiplin.

Melalui kegiatan tersebut, is berbagi perspektif mengenai bio-inspired engineering dan pemanfaatannya dalam pengembangan inovasi IoT yang lebih berkelanjutan melalui pendekatan B3 Strategy.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.