Gaji PPPK Dibayar APBN, Gubernur Sulsel Ungkap Dampaknya bagi Daerah
Sabtu, 03 Okt 2026, 17:18 WIBMAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatann (Sulsel) Andi Sudirman menilai kebijakan pemerintah pusat mengalokasikan anggaran melalui APBN 2027 untuk gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan langkah strategis, sekaligus meringankan beban fiskal pemerintah daerah.
âAlhamdulillah, itu usulan kita kemarin bahwa sebaiknya PPPK disamakan dengan PNS dan menjadi beban APBN untuk kemudian tetap bisa mengabdi di daerah," ujar Andi Sudirman dalam keterangannya, di Makassar, Sabtu.
Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 triliun dalam APBN 2027 untuk pembiayaan gaji PPPK daerah, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan.
"Saya pikir ini suatu terobosan dari Bapak Presiden Prabowo melalui kementerian terkait,â kata Gubernur.
Menurut dia, selama ini pembiayaan PPPK menjadi salah satu tantangan bagi daerah, terlebih dalam kondisi keterbatasan fiskal dan adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Karena itu, pengambilalihan pembiayaan oleh pemerintah pusat dapat memberikan kejelasan, sekaligus ruang lebih luas bagi pemerintah daerah dalam mengelola anggaran.
âTentu kita apresiasi melalui kementerian terkait bahwa akhirnya penantian PPPK kita lebih ada kejelasan tentang bagaimana kemudian pusat bisa mengambil alih. Karena memang pembebanan secara keseluruhan di daerah tidak bisa ter-cover sepenuhnya karena keterbatasan dan efisiensi yang terjadi di daerah,â katanya lagi.
Andi Sudirman mengatakan bahwa beralihnya beban pembiayaan gaji PPPK ke APBN akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi daerah untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
âIni sangat membantu fiskal daerah, alhamdulillah,â ujarnya pula.
Ia berharap kebijakan tersebut juga semakin memberikan kepastian dan ketenangan bagi para PPPK dalam menjalankan tugas pengabdian, terutama tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
âKita sangat bersyukur, saya yakin Bapak Presiden selalu memperhatikan daerah. Penambahan-penambahan itu tentu akan menambah semangat pelayanan di daerah,â kata dia.
Berita Terkait:
-
Harga Emas Terus Menanjak, Ini Sinyal dari Kemendag yang Perlu Diperhatikan
-
Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Hipersonik ke Laut Timur
-
Festival Jaranan Trenggalek masuk kalender Kharisma Event Nusantara
-
Wilayah Otonom Bangsamoro Filipina Gelar Pemilu Langsung Perdana
-
Asian Games Jepang Kacau, Bus Tim Korea Selatan Malah Salah Antar
-
Pakar Ekonomi UI: Pengelolaan Fiskal Harus Berkelanjutan!
-
Tingkatkan Pelayanan Desa, Pemprov Kaltim Pasang Internet Gratis di 803 Desa hingga 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.