Perang Tarif Memanas, PM Kanada Mark Carney Tegaskan Masih Siap Capai Kesepakatan dengan Trump

Jumat, 11 Sep 2026, 02:30 WIB

Calgary, Kanada - Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Kamis (10/9) mengatakan dirinya telah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump "dalam beberapa hari terakhir" dan menegaskan Ottawa tetap siap mencapai kesepakatan perdagangan yang "adil" dengan Washington, meskipun ketegangan ekonomi kedua negara terus meningkat.

Kemitraan perdagangan yang selama ini terjalin erat antara Kanada dan AS mengalami guncangan besar sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden pada tahun lalu.

Ket. Foto: Sejak perundingan tersebut terhenti pada bulan lalu, Presiden AS Donald Trump kembali mengejek Kanada dan mencemooh kepemimpinan negara itu, termasuk Perdana Menteri Mark Carney. — Sumber: AFP

Carney menghentikan perundingan perdagangan pada pekan lalu setelah menilai tawaran Amerika Serikat tidak dapat diterima. Keputusan tersebut kemudian diikuti respons keras Trump, termasuk pemberlakuan tarif baru dan langkah balasan dari Kanada.

Namun, Carney mengatakan komunikasi dengan Trump masih berlangsung dan Kanada tetap terbuka untuk mencapai kesepakatan.

"Kanada selalu siap mencapai kesepakatan yang adil," kata Carney kepada wartawan di Calgary, Kanada bagian barat, saat menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

"Kami meyakini terdapat kesepakatan yang saling menguntungkan bagi Kanada dan Amerika Serikat," ujarnya.

"Saya secara rutin berbicara dengan presiden, Presiden Trump. Saya telah berbicara dengannya dalam beberapa hari terakhir," kata Carney.

Sejak perundingan terhenti, Trump kembali melontarkan ejekan terhadap Kanada dan kepemimpinan negara tersebut. Trump bahkan mengunggah gambar hasil rekayasa di media sosial yang memperlihatkan dirinya berdiri menjulang di atas Carney. Dalam gambar tersebut, keduanya mengenakan perlengkapan hoki, sementara Trump menyebut Carney sebagai "gubernur".

Carney mengatakan dirinya tidak berminat memperburuk konflik perdagangan dengan Amerika Serikat. Namun, ia menegaskan tidak akan menyepakati kesepakatan apa pun yang tidak memberikan manfaat bagi kepentingan ekonomi Kanada.

Sebelumnya, Trump pada Selasa (8/9) memerintahkan agar produk-produk Kanada dihapus dari daftar kontrak pemerintah Amerika Serikat sebagai respons atas tarif balasan yang diberlakukan Kanada.

"Saya dengan ini memerintahkan Administrasi Layanan Umum (General Services Administration/GSA), bekerja sama dengan Perwakilan Dagang AS (United States Trade Representative/USTR), untuk mengambil semua langkah yang diperlukan guna MENGHAPUS produk-produk asal Kanada dari Multiple Award Schedules GSA, kecuali jika Kanada kembali menerapkan resiprositas secara penuh dan adil bagi Petani dan Perusahaan Amerika," tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.

"Kanada tidak mengizinkan Peternak Sapi Perah kita yang Hebat untuk menjual produk di Pasar Kanada, dan satu-satunya alasan Kanada memproduksi Mobil adalah karena Perjanjian Perdagangan sebelumnya yang membawa bencana saat Presiden-Presiden lain Menjabat. Kanada telah mencurangi kita selama bertahun-tahun," ujar Trump.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.