Marquez Berpeluang Gusur Martin di Misano
Jumat, 11 Sep 2026, 06:42 WIBMISANO, SAN MARION - Sirkuit Misano kembali menjadi panggung panas perebutan gelar MotoGP ketika tiga pembalap teratas hanya dipisahkan 24 poin. Marc Márquez datang dengan momentum kebangkitan yang bisa mengubah peta persaingan juara dunia.
MotoGP San Marino di sirkuit Misano akhir pekan ini bakal berlangsung dengan persaingan gelar yang semakin rapat. Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan 256 poin. Tetapi Marc Márquez terus memangkas jarak dan kini hanya tertinggal 19 poin dengan koleksi 237. Marco Bezzecchi bahkan hanya berjarak lima poin dari Márquez.
Márquez datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih poin maksimal 37 di Aragón. Pembalap Spanyol itu menyapu bersih Sprint dan Grand Prix sekaligus menyempurnakan kebangkitan luar biasa setelah sempat tertinggal 85 poin dari pemuncak klasemen.
Kondisi tersebut terasa semakin istimewa karena Márquez belum sepenuhnya pulih. Kecepatan di lintasan memang sudah kembali, tetapi kekuatan lengan kanannya masih jauh dari kondisi terbaik setelah menjalani tujuh operasi. Gambar latihan yang dibagikannya pada September memperlihatkan penyusutan otot yang cukup jelas pada lengan tersebut, hanya empat bulan setelah operasi terakhir.
Kini Misano memberikan peluang besar untuk melanjutkan kebangkitan. Márquez telah enam kali menang balapan MotoGP di sirkuit ini, termasuk dua Grand Prix San Marino terakhir. Musim lalu dia mengalahkan Bezzecchi dalam duel ketat. Jika pertarungan serupa kembali terjadi, persaingan gelar akan semakin terbuka.
Martin juga memiliki catatan kuat di Misano. Meski hanya mampu finis kelima dalam Sprint dan Grand Prix Aragón, ia berhasil membatasi kerugian. Pada 2023, Martin bahkan menyapu kemenangan Sprint dan Grand Prix di Misano.
Sementara itu, Bezzecchi tiba di balapan kandangnya dengan kondisi fisik yang masih terus dibangun. Namun peluangnya dalam perebutan gelar justru semakin kuat setelah berhasil memangkas jarak dengan Martin di Aragón. Misano juga menjadi balapan kandang bagi Aprilia yang musim ini menunjukkan kecepatan kompetitif di berbagai karakter sirkuit.
Fabio Di Giannantonio menempati posisi keempat dengan 208 poin. Sedangkan Pedro Acosta berada di urutan keenam setelah kembali tampil agresif di Aragón. Peluang Acosta mengejar gelar memang semakin tipis, tetapi pembalap KTM itu tetap memiliki kecepatan untuk mencuri poin dari tiga kandidat teratas.
Francesco Bagnaia justru membutuhkan akhir pekan yang bersih di hadapan publik Italia. Ia mengalami tiga kegagalan finis pada hari Minggu dalam empat seri terakhir. Alex Márquez dan FermÃn Aldeguer kembali mendekati rombongan depan setelah pulih dari cedera.
Dari Yamaha, Jack Miller menjadi salah satu tanda kebangkitan dengan mencatat empat finis Grand Prix beruntun di posisi 12 besar. Ia berharap momentum tersebut berlanjut di Misano. Toprak Razgatlıolu juga menunjukkan kecepatan untuk masuk 10 besar di Aragón sebelum terjatuh. Di Misano, dia datang dengan kenangan manis setelah menyapu bersih tiga balapan WorldSBK pada tahun 2024 dan 2025.
Honda juga menunjukkan perkembangan positif. Johann Zarco langsung menembus Q2 setelah absen enam seri, sementara Diogo Moreira finis ketujuh dalam Sprint dan kesembilan pada balapan utama. Namun sejumlah pembalap dipastikan absen. Ai Ogura masih menjalani pemulihan setelah operasi ibu jari kiri dan kembali melewatkan satu seri. Maverick Viñales juga belum pulih sehingga Pol Espargaró kembali dipercaya menggantikannya di Red Bull KTM Tech3. ben/G-1
- marc marquez
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.