Komisi VIII DPR Apresiasi Kesiapan Tangerang Hadapi Potensi Bencana

Jumat, 11 Sep 2026, 14:36 WIB

TANGERANG -- Komisi VIII DPR RI mengapresiasi kesiapan BPBD Kota Tangerang menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk kondisi kekeringan serta langkah mitigasi, prosedur penanganan hingga koordinasi lintas sektor untuk melindungi masyarakat.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Wahidin Halim, di Tangerang, Jumat, menilai sistem penanganan yang diterapkan Pemkot Tangerang telah berjalan dengan baik dan semakin modern.

Ket. Foto: Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke BPBD Kota Tangerang, Jumat. — Sumber: ANTARA/Irfan.

"Ini bagus, penanganannya sudah sistemis, sudah berjalan. Jauh lebih modern, jauh lebih baik," ujar Wahidin di Mako BPBD Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengatakan, Pemkot Tangerang terus memperkuat kesiapsiagaan bencana melalui koordinasi dengan berbagai pihak.

Langkah tersebut mencakup komunikasi dengan BBWS, Perumda Tirta Benteng, masyarakat melalui Kampung Siaga Bencana, hingga dukungan dari pemerintah pusat.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam hal penanganan dan mitigasi bencana. Untuk respons time yang secara nasional ditentukan 15 menit, Kota Tangerang mampu berada di angka 10 menit," kata Maryono.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB yang diberikan kepada BPBD Kota Tangerang. ”Dukungan tersebut penting untuk memperkuat kapasitas penanganan bencana, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat direspons secara cepat ketika kondisi darurat terjadi,” tutur Maryono.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menambahkan, BPBD Kota Tangerang akan mengusulkan kebutuhan peralatan tambahan yang diperlukan untuk memperkuat operasional, termasuk kendaraan logistik dan sarana komunikasi.

Sementara itu, untuk menghadapi potensi kekeringan, BPBD Kota Tangerang terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait. Salah satu langkah yang tengah dikaji ialah penguatan sumber air melalui sumur dalam di sejumlah titik kelurahan.

”Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari mitigasi jangka panjang, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan,” katanya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.