Federasi Sepak Bola Prancis Tarik Dukungan untuk Infantino dalam Pemilihan Presiden FIFA
Jumat, 11 Sep 2026, 00:02 WIBPARIS â Federasi sepak bola Prancis resmi menarik dukungannya terhadap Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA yang akan digelar pada bulan Maret 2027. Keputusan tersebut diumumkan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Kamis (10/9).
Presiden FFF Philippe Diallo menegaskan, federasi sepak bola Prancis tidak akan lagi mendukung pencalonan Infantino untuk periode berikutnya sebagai orang nomor satu di FIFA.
Prancis kini bergabung dengan sejumlah federasi sepak bola Eropa lainnya yang lebih dulu menyatakan tidak lagi memberikan dukungan kepada Infantino. Negara-negara tersebut antara lain Belgia, Italia, Skotlandia, Swedia, dan Wales.
FIFA pada akhir pekan lalu mengonfirmasi bahwa Infantino akan maju dalam pemilihan presiden FIFA pada Maret mendatang. Kepastian itu muncul meski pria asal Swiss tersebut mendapat sorotan tajam setelah rencana kontroversialnya untuk menghadirkan investasi swasta dalam penyelenggaraan Piala Dunia putra dan putri mendapat penolakan.
Rencana tersebut pada akhirnya ditinggalkan.
Infantino, yang kini berusia 56 tahun, sejauh ini masih menjadi satu-satunya kandidat yang secara resmi mencalonkan diri dalam pemilihan tersebut.
FFF menyebut keputusan untuk menarik dukungan terhadap Infantino diambil secara bulat oleh para anggotanya.
âKami menilai kepercayaan yang diberikan kepada Presiden FIFA telah dikhianati, dan cara tata kelola sepak bola dunia yang saat ini dibayangkan tidak lagi mencerminkan kami,â kata Diallo dalam pernyataan resmi FFF.
âAtas dasar itu, melalui keputusan bulat para anggotanya, Federasi Sepak Bola Prancis memutuskan untuk menarik dukungannya terhadap pencalonan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA.â
Penarikan dukungan Prancis menjadi perkembangan penting menjelang pemilihan Presiden FIFA 2027. Sebagai salah satu federasi sepak bola terbesar dan paling berpengaruh di Eropa, sikap FFF berpotensi memperkuat tekanan terhadap kepemimpinan Infantino, terutama di tengah meningkatnya kekhawatiran sejumlah federasi Eropa mengenai arah tata kelola sepak bola dunia.
Meski demikian, hingga saat ini Infantino masih menjadi satu-satunya kandidat yang maju dalam pemilihan tersebut.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pada Pekan Ini
-
Target Aksesi OECD 2 Tahun, Airlangga Pacu Reformasi Ekonomi
-
Kerusuhan Meletus di Prancis, 1.200 Orang Ditangkap, 150 Polisi Terluka
-
Sabtu, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2,574 Juta/Gram
-
GSP Segera Berakhir, Mendag Kebut I-EU CEPA Berlaku 2027
-
Inggris Mengamuk, Kroasia Dipermalukan 7-0 di UEFA Nations League
-
Kritik Wasit di Piala Dunia 2026, FIFA Hukum Pelatih Mesir Hossam Hassan Tiga Laga, Zico Absen Lima Pertandingan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.