38 Sekolah di Kaur Bengkulu Direvitalisasi Kemendikdasmen pada 2026.

Jumat, 11 Sep 2026, 18:46 WIB

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merevitalisasi 38 satuan pendidikan jenjang TK, SD hingga SMP di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026.

“38 titik ini luar biasa, tetapi masih banyak sekolah kita yang membutuhkan bantuan. Mudah-mudahan program ini terus berlanjut dan tahun-tahun berikutnya jumlahnya bisa semakin banyak,” kata Bupati Kaur Gusril Pausi di Kaur, Jumat.

Ket. Foto: Bupati Kaur Gusril Pausi meninjau rencana revitalisasi sekolah dasar dan menengah di Kabupaten Kaur — Sumber: Antara Foto

Program tersebut merupakan bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi dilakukan secara swakelola melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) di masing-masing sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur Lisarmawan mengatakan program revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi bangunan, pembangunan baru, perbaikan lapangan hingga sarana pendukung lainnya yang disesuaikan dengan ketentuan program serta kondisi dan ketersediaan lahan masing-masing satuan pendidikan.

"Kalau tidak ada halangan dan rintangan, untuk tahun ini revitalisasi TK, SD dan SMP jumlahnya mencapai 38 sekolah," katanya.

Dia menjelaskan dari sasaran tersebut terdapat lima sekolah jenjang SMP, 11 sekolah jenjang SD yang masih menunggu proses Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta enam TK negeri yang telah masuk dalam program dan beberapa di antaranya mulai melaksanakan pembangunan fisik.

Lisarmawan mengatakan besaran anggaran revitalisasi berbeda-beda sesuai ketentuan dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Khusus SD Negeri 125 Kaur, program mencakup pembangunan dan perbaikan sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang bangunan, fasilitas pendukung serta lapangan.

"Kalau lahannya cukup, tentu bisa ditambah atau dibangun baru. Tetapi untuk SD Negeri 125 ini lahannya tidak cukup, sehingga dilakukan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada," ujarnya.

  • Revitalisasi Sekolah

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.