Pawai Endhog-endhogan dalam Memperingatan Maulid di Banyuwangi

Kamis, 10 Sep 2026, 23:07 WIB

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar pawai endhog-endhogan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang merupakan tradisi masyarakat di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu, Kamis.

Ribuan telur yang sudah direbus dan dihias itu diletakkan di batang pohon pisang berhias, diarak menggunakan becak dan sepeda hias diiringi tabuhan rebana sejauh tiga kilometer, mulai dari Pendopo Sabha Swagata Blambangan menuju Kantor Pemkab Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan endhog-endhogan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, tetapi juga menjaga tradisi masyarakat Banyuwangi.

"Endhog-endhogan sudah menjadi tradisi Maulid di Banyuwangi, dan kegiatan ini bagian dari menjaga tradisi tersebut," ujarnya.

Menurut dia, pawai endhog-endhogan ini untuk mempererat kebersamaan serta mengajarkan makna berbagi kepada sesama.

"Ini bagian dari konsep berbagi, serta ruang untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat dan berbagai unsur yang terlibat dalam perayaan," katanya.

Bupati Ipuk bersama jajaran, Kementerian Agama, organisasi keagamaan, serta masyarakat ikut dalam pawai tersebut, disambut hangat ribuan warga yang berjejer di sepanjang perjalanan.

Mereka menyaksikan iring-iringan sekaligus berebut telur yang dibagikan oleh peserta pawai.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.