Senam Kampung Pesilat 2026: Upaya Dispapora Madiun Perkenalkan Ikon Budaya Khas Daerah

Rabu, 09 Sep 2026, 18:33 WIB

MADIUN, JAWA TIMUR - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun, Jawa Timur bekerja sama dengan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) setempat menggelar lomba Senam Jurus Kampung Pesilat sebagai upaya mempromosikan ikon daerah setempat.

Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi di Madiun, Rabu (9/9), mengatakan bahwa lomba tersebut bertujuan memperkenalkan senam khas daerah kepada masyarakat luas.

Ket. Foto: Peserta memeragakan Senam Jurus Kampung Pesilat dalam kegiatan lomba Senam Jurus Kampung Pesilat di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Jatim, Selasa (8/9/2026). Kegiatan yang digelar Disparpora dan Perwosi Kabupaten Madiun tersebut bertujuan untuk mempromosikan Senam Jurus Kampung Pesilat yang menjadi ikon daerah. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Kab Madiun

"Lomba senam jurus Kampung Pesilat ini tidak hanya bertujuan untuk mencari pemenang, tetapi menjadi bukti kecintaan dan kebanggaan terhadap bumi Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat," ujar Wabub Purnomo.

Menurutnya ajang itu juga sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membudayakan pola hidup sehat melalui olahraga yang sarat nilai kearifan lokal.

Pihaknya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi wanita yang telah hadir dan berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut sebagai identitas Kabupaten Madiun yang menjunjung tinggi persatuan, sportivitas, dan nilai luhur budaya bangsa.

"Ke depan, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif pada kemajuan pariwisata dan budaya di Kabupaten Madiun. Menjadi duta-duta senam jurus Kampung Pesilat Indonesia di masing-masing organisasi dan wilayahnya," kata Wabup.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun Puji Rahmawati menyampaikan bahwa lomba senam jurus Kampung Pesilat 2026 diikuti oleh 85 peserta yang terdiri dari 17 kelompok. Di antaranya dari Dharma Wanita, Bhayangkari, dan perwakilan 15 Kecamatan.

"Harapan kami, dengan terselenggaranya lomba ini, masyarakat akan lebih mengenal dan mencintai senam Kampung Pesilat yang menjadi senam khas Kabupaten Madiun," kata Puji.

Selain memperebutkan gelar juara, lanjutnya, ajang tersebut juga diselenggarakan untuk membudayakan pola hidup sehat berbasis kearifan lokal sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-warga.

Adapun pemenang lomba senam jurus Kampung Pesilat ini, di antaranya juara 1 adalah tim Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Madiun, juara 2 Kecamatan Kebonsari, juara 3 dari Kecamatan Pilangkenceng, juara harapan 1 dari Kecamatan Balerejo, dan juara harapan 2 dari Bhayangkari Polres Madiun. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.