Manchester City Divonis Langgar Aturan Keuangan, CEO Soriano Sebut Ada “Teori Konspirasi”
Rabu, 30 Sep 2026, 05:30 WIBLondon â CEO Manchester City Ferran Soriano mengatakan pada Selasa (29/9) bahwa klubnya akan terbukti tidak bersalah setelah mengecam putusan bersalah atas pelanggaran aturan keuangan sebagai "teori konspirasi Premier League".
Manchester City dinyatakan bersalah atas seluruh dakwaan terkait pelanggaran aturan keuangan Premier League pada periode 2009 hingga 2018 oleh komisi independen.
Namun, mantan juara Premier League itu langsung merespons dengan mengungkapkan niat untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.
Dalam pesan video kepada staf Manchester City, Soriano melancarkan pembelaan terhadap keputusan Premier League.
"Sebuah dokumen telah dipublikasikan berisi pendapat komisi Premier League yang merugikan kepentingan kami," katanya.
"Saya ingin menjelaskan secara tepat apa yang terjadi, langkah selanjutnya, dan bagaimana kami akan terus membela klub serta akhirnya membuktikan bahwa kami benar dalam proses ini."
Manchester City dapat terdegradasi jika banding mereka tidak berhasil. Sanksi lain yang mungkin dijatuhkan termasuk pengurangan poin dalam jumlah besar atau denda yang sangat besar.
Klub tersebut juga dapat dicabut delapan gelar Liga Inggris yang diraih sejak pengambilalihan klub oleh pemilik yang didukung Abu Dhabi pada 2008.
Soriano bersikeras bahwa Premier League telah menerima bukti "tak terbantahkan" bahwa seluruh dakwaan seharusnya dibatalkan. Ia pun memberikan pembelaan keras terhadap posisi Manchester City.
"Kasus ini sudah berlangsung begitu lama sehingga penting bagi kita untuk mengingat bahwa seluruh kasus Premier League terhadap kami didasarkan pada satu tuduhan palsu; bahwa uang pribadi pemilik entah bagaimana dan secara diam-diam dimasukkan ke klub melalui sejumlah sponsor dari Abu Dhabi," katanya.
"Itu sama sekali tidak benar. Bukti yang tak terbantahkan telah disampaikan kepada komisi Premier League yang menunjukkan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi dan memang tidak terjadi.
"Bukti tersebut mencakup rekening bank, transfer uang, saksi, dan segala sesuatu yang diperlukan untuk membuktikan secara tegas bahwa uang tersebut tidak berasal dari pemilik.
"Setiap tuduhan palsu lainnya yang dilontarkan kepada kami dan secara agresif dipasarkan serta dipromosikan berasal dari tuduhan sederhana, utama, dan sepenuhnya palsu tersebut."
"Kami pernah menghadapi ini sebelumnya"
Soriano mengatakan tim hukum Manchester City akan segera bergerak untuk membuktikan bahwa putusan Premier League tersebut "tidak dapat dipertahankan".
"Yang mengejutkan bagi kami dan para pengacara kami, setelah hampir dua tahun, komisi Premier League mengeluarkan pendapat yang mendukung teori konspirasi Premier League," katanya.
"Untuk melakukan hal itu, pendapat tersebut harus mengabaikan bukti ekstensif yang diberikan klub untuk mencapai kesimpulan yang jelas-jelas keliru.
"Pengacara kami sekarang akan mengajukan banding yang menjelaskan bahwa pendapat tersebut mengandung kesalahan material yang jelas dalam hukum, prinsip, dan fakta, serta tidak dapat dipertahankan."
Manchester City sebelumnya berhasil membatalkan larangan tampil selama dua tahun di kompetisi klub Eropa yang dijatuhkan UEFA karena melanggar regulasi Financial Fair Play. Klub tersebut membawa perkara itu ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada 2020.
"Ingat, kami pernah menghadapi ini sebelumnya," katanya.
"Pada 2020, kami juga mendapat putusan yang keliru dalam sejumlah persoalan yang sama. Kami mengajukan banding ke badan independen, CAS, dan kami menang.
"Kami sekarang akan bekerja tanpa henti. Kami akan fokus pada proses banding independen dan juga seluruh jalur hukum lain yang tersedia bagi kami untuk memenangkan perkara ini.
"Dan kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi klub serta menuntut kompensasi dari pihak mana pun yang berupaya merugikan klub, baik sekarang maupun di masa depan.
"Dalam waktu dekat, kami akan melihat kembali kejadian ini dan menyadarinya sebagai satu lagi masa dalam sejarah kami ketika kami menghadapi kesulitan dan berhasil melewatinya bersama-sama."
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Hujan 8 Gol di Etihad, Manchester City Kalahkan Sunderland 5-3
-
Minyak Dunia Naik, APBN Terancam Tertekan, Ini Langkah Anstisipasi Pemerintah
-
Kronologi 8 Pendaki Ilegal Kena Blacklist Karena Nekat Mendaki saat Semeru Erupsi dan Karhutla, Sempat Ada yang Tersesat
-
Indonesia Berharap Bisa Meraih Empat Medali Emas Asian Games Jepang
-
Alphard Tabrak 10 Motor dan 3 Mobil di Menur Pumpungan Surabaya, Lima Orang Luka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.