Zulkifli Hasan: 380 Ribu Ton Beras yang Turun Mutunya Akan Dijadikan Tepung
Selasa, 08 Sep 2026, 14:06 WIBJAKARTA â Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyatakan pemerintah menyepakati akan melakukan hilirisasi sekitar 380 ribu ton beras yang mengalami penurunan mutu menjadi tepung, guna menjaga nilai ekonomi serta menstabilkan harga pangan.
"Itu (stok beras) yang mutunya turun, itu nanti bisa dibeli oleh pabrik-pabrik pengusaha tepung, itu (stok beras turun mutu) untuk dijadikan tepung, sehingga harga tepung yang naik juga bisa turun," kata Zulhas terkonfirmasi di Jakarta, Selasa (08/9).
Kebijakan tersebut telah diputuskan dalam rapat koordinasi pemerintah sebagai bagian dari langkah memperkuat pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CPB) yang terus berada pada tingkat tinggi, mencapai 5 juta ton lebih.
Zulhas menjelaskan stok beras Perum Bulog yang melimpah menyebabkan sebagian beras mengalami penurunan mutu, sehingga perlu dimanfaatkan kembali melalui program hilirisasi.
Pemerintah memperkirakan sekitar 380 ribu ton beras dengan mutu menurun dapat dilelang kepada industri pengolahan tepung dengan harga minimal Rp11.000 per kilogram agar tetap bernilai ekonomi.
Harga lelang tersebut hanya berbeda sekitar Rp1.000 per kilogram dibandingkan harga beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual kepada masyarakat seharga Rp12.500 per kilogram.
"Tentu ada (beras) yang kurang mutu. Nah, yang kurang mutu itu kira-kira 380 ribu ton. ini boleh dilelang minimal harganya Rp11.000 per kg. Dilelang untuk dijadikan tepung," ujarnya pula.
Beras hasil lelang selanjutnya akan diolah menjadi tepung oleh industri, sehingga dapat menambah pasokan bahan baku sekaligus membantu memenuhi kebutuhan tepung yang terus meningkat di pasar.
Pemerintah berharap peningkatan pasokan tepung dari hasil hilirisasi tersebut mampu menekan harga tepung, sehingga kebutuhan industri makanan, usaha kecil, dan masyarakat tetap terpenuhi secara terjangkau.
Kebijakan hilirisasi beras menjadi tepung merupakan bagian dari rangkaian langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan bersama penambahan pasokan jagung serta beras Program SPHP.
Zulhas optimistis langkah cepat pemerintah melalui pemanfaatan stok beras, penguatan hilirisasi, dan pengendalian pasokan akan menjaga stabilitas harga beras, jagung, serta tepung di seluruh Indonesia.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menteri Pertanian Imbau Pedagang Patuh pada Aturan HET Beras
-
Jakarta Bakal Gelar Pesta Para Rocker Terbesar Asia Tenggara
-
Dinkes Batang Perkuat Deteksi Dini Thalassemia melalui Program PKG
-
Pemerintah Kembali Buka Keran Impor Garam Industri hingga Swasembada 2027
-
Khofifah Siap Jalankan Jatim Jadi Pilot Project Koperasi Merah Putih dan MBG
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.