- Home
-
- Luar Negeri
-
- Waduk Mulai Kritis, Sri La...
Waduk Mulai Kritis, Sri Lanka Bersiap Hadapi Kekeringan
Selasa, 08 Sep 2026, 14:52 WIBCOLOMBO - Kapasitas total waduk Sri Lanka telah turun menjadi sekitar 47,3 persen karena cuaca kering dan panas terus berlanjut di seluruh negeri, kata Departemen Irigasi pada hari Senin (7/9).
Meskipun terjadi penurunan permukaan air, cadangan yang ada diperkirakan cukup untuk menyelesaikan sisa periode musim tanam Yala tradisional negara itu, yang berlangsung dari Mei hingga September, kata H.M.P.S.D. Herath, direktur Manajemen Air di Departemen Irigasi.
Stok yang tersedia juga diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan air minum di daerah yang bergantung pada waduk hingga hujan berikutnya, ujarnya.
Tingkat air di waduk-waduk utama yang dikelola oleh Departemen Irigasi saat ini berada di sekitar 34,4 persen, sementara waduk di distrik Ampara, Batticaloa, dan Trincomalee berada di sekitar 20 persen.
Herath mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara hemat, baik untuk keperluan pertanian maupun minum, seraya mencatat bahwa suhu tinggi telah meningkatkan kehilangan air akibat penguapan dari waduk. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Joshua Zirkzee Jadi Penentu Kemenangan Belanda atas Serbia
-
Pemkab Kerinci Dorong Nilam Menjadi Tanaman Unggulan untuk Perkuat Perekonomian
-
Aturan Pembatasan Kuota PLTS Atap Harus Segera Direvisi
-
Sufmi Dasco Ahmad Ultah ke-59, Pengamat: Semoga Terus Buka Ruang Aspirasi Rakyat
-
Kementerian PPPA Perkuat Perspektif Gender Terkait Isu Perdamaian
-
Antisipasi Sungai Kapuas Surut, Pertamina Tambah Armada Darat untuk Perkuat Distribusi BBM
-
BMKG: Di Belitung Hujan Ringan setelah 69 Hari Tanpa Hujan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.